10 Contoh Soal Adhesi dan Kohesi IPA SMP Beserta Jawabannya

10 Contoh Soal Adhesi dan Kohesi IPA SMP Beserta Jawabannya

Adhesi dan kohesi adalah materi penting dalam pelajaran IPA SMP yang berkaitan dengan sifat zat cair dan gaya antar molekul. Memahami kedua konsep ini sangat penting karena sering muncul dalam ulangan harian, ujian sekolah, dan ujian nasional. Adhesi adalah gaya tarik menarik antar molekul berbeda, sedangkan kohesi adalah gaya tarik menarik antar molekul yang sama. Artikel ini akan membahas 10 contoh soal adhesi dan kohesi IPA SMP beserta jawabannya lengkap dengan pembahasan, sehingga siswa dapat belajar lebih mudah dan efektif.

Baca juga:Latihan dan Contoh Soal Algoritma dengan

Pengertian Adhesi dan Kohesi

Sebelum masuk ke soal, penting memahami pengertian kedua konsep:

  • Adhesi adalah gaya tarik-menarik antara molekul yang berbeda. Contohnya adalah air menempel pada permukaan daun atau gelas.
  • Kohesi adalah gaya tarik-menarik antar molekul yang sama. Contohnya adalah molekul air saling tarik-menarik sehingga membentuk tetesan bulat.

Perbedaan utama:

🔖 Baca juga:
Latihan Contoh Soal UAS Microsoft Excel Beserta Pembahasan Lengkap
  • Adhesi → molekul berbeda
  • Kohesi → molekul sama

Fenomena sehari-hari:

  • Adhesi → tinta menempel pada kertas, air menempel di daun
  • Kohesi → tetesan air membentuk bulatan, gelembung sabun terbentuk

10 Contoh Soal Adhesi dan Kohesi IPA SMP

Soal 1:
Air menempel pada dinding gelas ketika dituangkan. Gaya tarik yang terjadi antara air dan gelas disebut …
a. Kohesi
b. Adhesi
c. Gravitasi
d. Kapilaritas

Jawaban:
B. Adhesi
Pembahasan:
Gaya tarik menarik terjadi antara molekul air dan molekul gelas yang berbeda, sehingga termasuk adhesi.

Soal 2:
Mengapa tetesan air di daun berbentuk bulat?
a. Karena adhesi lebih kuat daripada kohesi
b. Karena kohesi lebih kuat daripada adhesi
c. Karena air tidak memiliki gaya tarik
d. Karena tekanan udara

Jawaban:
B. Karena kohesi lebih kuat daripada adhesi
Pembahasan:
Molekul air saling tarik-menarik satu sama lain lebih kuat daripada tarik terhadap daun, sehingga membentuk tetesan bulat.

Soal 3:
Fenomena kapilaritas terjadi karena …
a. Kohesi saja
b. Adhesi saja
c. Kohesi dan adhesi
d. Tekanan udara

Jawaban:
C. Kohesi dan adhesi
Pembahasan:
Air naik di tabung kapiler karena adhesi antara air dan dinding tabung menarik air ke atas, dan kohesi antar molekul air menahan agar molekul lain ikut naik.

Soal 4:
Jika tinta menempel di kertas, gaya yang bekerja adalah …
a. Kohesi
b. Adhesi
c. Gaya gesek
d. Gaya sentripetal

Jawaban:
B. Adhesi
Pembahasan:
Tinta menempel pada permukaan kertas karena molekul tinta dan molekul kertas berbeda, sehingga terjadi adhesi.

Soal 5:
Air membentuk gelembung sabun karena …
a. Adhesi lebih kuat dari kohesi
b. Kohesi lebih kuat dari adhesi
c. Gaya gravitasi
d. Tekanan udara

Jawaban:
B. Kohesi lebih kuat dari adhesi
Pembahasan:
Gaya tarik antar molekul air membuat gelembung sabun stabil dan membentuk permukaan melengkung.

Soal 6:
Air dapat naik di batang kapiler karena …
a. Kohesi lebih kuat dari adhesi
b. Adhesi lebih kuat dari kohesi
c. Gaya gesek
d. Gravitasi

Jawaban:
B. Adhesi lebih kuat dari kohesi
Pembahasan:
Air menempel pada dinding kapiler karena adhesi lebih kuat, kemudian kohesi antar molekul air menarik molekul lainnya ikut naik.

Soal 7:
Contoh fenomena kohesi dalam kehidupan sehari-hari adalah …
a. Tetesan air menempel di daun
b. Air menempel pada dinding gelas
c. Tetesan air membentuk bulatan
d. Kapilaritas

Jawaban:
C. Tetesan air membentuk bulatan
Pembahasan:
Kohesi membuat molekul air saling tarik-menarik sehingga membentuk tetesan bulat.

Soal 8:
Tumbuhan dapat menyerap air dari tanah ke daun karena …
a. Adhesi antara air dan dinding xilem
b. Kohesi antar molekul air
c. Keduanya
d. Tekanan tanah

Jawaban:
C. Keduanya
Pembahasan:
Air naik melalui xilem karena adhesi antara air dan dinding xilem menarik molekul air, dan kohesi antar molekul air menjaga aliran tetap berlanjut.

Soal 9:
Apa yang terjadi jika kohesi air lebih lemah daripada adhesi terhadap permukaan?
a. Tetesan tetap bulat
b. Air menyebar di permukaan
c. Air membeku lebih cepat
d. Tidak ada perubahan

Jawaban:
B. Air menyebar di permukaan
Pembahasan:
Jika adhesi lebih kuat, air akan menempel dan menyebar, bukan membentuk tetesan bulat.

Soal 10:
Fenomena air menempel pada jarum logam yang diletakkan di permukaan air dapat dijelaskan oleh …
a. Kohesi
b. Adhesi
c. Gravitasi
d. Kapilaritas

Jawaban:
B. Adhesi
Pembahasan:
Gaya tarik menarik antara molekul air dan permukaan logam membuat air menempel pada jarum.

Tips Cepat Mengingat Adhesi dan Kohesi

  1. Ingat Prinsip Dasarnya
    Kohesi → molekul sama tarik-menarik
    Adhesi → molekul berbeda tarik-menarik
  2. Perhatikan Fenomena Sehari-hari
    Tetesan air → kohesi
    Air menempel di daun atau gelas → adhesi
  3. Gunakan Kapilaritas sebagai Contoh Kombinasi
    Adhesi menarik air ke permukaan tabung
    Kohesi menjaga molekul air tetap mengikuti
  4. Visualisasi
    Gambarkan molekul untuk membedakan gaya tarik antar molekul sama (kohesi) dan berbeda (adhesi)
  5. Latihan Soal Rutin
    Semakin banyak latihan, semakin cepat mengenali fenomena adhesi dan kohesi

Manfaat Memahami Adhesi dan Kohesi

  1. Memahami Fenomena Alam
    Mengerti bagaimana air naik di tumbuhan atau menempel di permukaan daun
  2. Aplikasi dalam Kehidupan Sehari-hari
    Teknologi tinta, cat, lapisan anti air, dan kapilaritas pada pipa
  3. Dasar Ilmu Fisika dan Kimia
    Membantu mempelajari sifat zat cair dan gaya antar molekul
  4. Meningkatkan Kemampuan Analisis
    Mampu mengidentifikasi gaya yang bekerja pada zat cair

Baca juga:Momen Haru Warnai Wisuda Universitas Teknokrat Indonesia, Kampus Lepas Almarhum Fieri Rinaldo Secara Khidmat

Kesimpulan

Adhesi dan kohesi adalah konsep penting dalam IPA SMP yang sering muncul dalam soal ulangan dan ujian. Adhesi adalah gaya tarik menarik antar molekul berbeda, sedangkan kohesi adalah gaya tarik menarik antar molekul yang sama. Fenomena ini dapat diamati dalam kehidupan sehari-hari seperti tetesan air, kapilaritas, dan gelembung sabun.

Dengan memahami konsep dasar dan menerapkan latihan soal seperti di atas, siswa dapat membedakan adhesi dan kohesi serta menjawab soal-soal yang berkaitan dengan kedua konsep ini dengan mudah. Strategi cepat seperti visualisasi, mengingat fenomena sehari-hari, dan latihan rutin sangat membantu pemahaman konsep ini.

Menguasai adhesi dan kohesi tidak hanya penting untuk menghadapi ulangan atau ujian, tetapi juga untuk melihat bagaimana prinsip fisika bekerja di sekitar kita. Dengan pemahaman yang baik, siswa lebih siap menghadapi soal praktis maupun teoritis yang berkaitan dengan gaya antar molekul dan sifat zat cair.

Penulis: Maharani Noeralifa

Post Comment