×

Telkom Menatap Masa Depan: Strategi Hijau di Balik Infrastruktur Digital

Telkom Menatap Masa Depan: Strategi Hijau di Balik Infrastruktur Digital

Sekolapedia – 01 September 2026 | Strategi Hijau Telkom di Balik Infrastruktur Digital menjadi sorotan utama industri telekomunikasi Indonesia. Dengan tujuan menekan emisi, dekarbonisasi, dan memanfaatkan energi terbarukan, PT Telkom Indonesia berusaha mengukir jejak baru dalam dunia digital yang ramah lingkungan. Inisiatif ini tidak hanya mencakup pembangunan BTS hijau, tetapi juga pengembangan data center berkelanjutan, menandai komitmen perusahaan terhadap pembangunan berkelanjutan.

Perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia memulai langkah ini dengan meninjau seluruh rantai nilai operasionalnya. Fokus utamanya adalah mengurangi jejak karbon di setiap titik, mulai dari pembuatan perangkat keras hingga operasional jaringan. Melalui adopsi energi terbarukan, seperti tenaga surya dan angin, Telkom berupaya menurunkan ketergantungan pada bahan bakar fosil. Selain itu, penggunaan sistem pendinginan efisien di pusat data membantu mengurangi konsumsi energi secara signifikan.

Di sektor BTS (Base Transceiver Station), Telkom meluncurkan program “Green BTS” yang mengintegrasikan teknologi hemat energi dan material ramah lingkungan. Setiap BTS baru kini dirancang dengan sistem pendinginan pasif dan panel surya, sehingga daya listrik yang dibutuhkan dari grid berkurang drastis. Penerapan sistem monitoring energi berbasis IoT juga memungkinkan pemantauan real-time, sehingga pengelolaan energi menjadi lebih akurat dan responsif.

Data center, sebagai tulang punggung infrastruktur digital, menjadi fokus utama dalam strategi ini. Telkom mengadopsi konsep “Green Data Center” yang menekankan efisiensi energi, penggunaan pendinginan udara, serta pemanfaatan sumber energi terbarukan. Dalam upaya mengurangi emisi, perusahaan telah berinvestasi dalam teknologi pendinginan air yang lebih bersih dan sistem manajemen energi cerdas. Hasilnya, konsumsi energi per server turun hingga 30%, sekaligus menurunkan biaya operasional.

Baca juga:
Sinyal Kehadiran Flagship Baru: Samsung Sebar Undangan 27 Agustus Peluncuran Galaxy S26 FE?

Strategi hijau ini juga sejalan dengan peraturan pemerintah dan standar internasional. Telkom berkomitmen untuk mencapai target net-zero emissions pada tahun 2030. Untuk mencapai tujuan tersebut, perusahaan mengembangkan roadmap yang meliputi penggantian aset lama dengan teknologi hijau, pelatihan karyawan dalam praktik berkelanjutan, serta kolaborasi dengan pihak ketiga untuk inovasi energi bersih.

Berikut ini beberapa langkah konkret yang telah diimplementasikan:

  • Pengadaan panel surya di 50% BTS strategis.
  • Penerapan sistem pendinginan udara di 70% data center.
  • Penggunaan baterai cadangan berbasis lithium-ion untuk mengurangi ketergantungan listrik.
  • Program pengurangan emisi karbon di seluruh rantai pasok.
  • Pelatihan ESG (Environmental, Social, Governance) bagi karyawan.

Data menunjukkan bahwa sejak peluncuran program ini, total emisi CO2 Telkom turun sekitar 15% dalam dua tahun terakhir. Selain itu, biaya energi per unit layanan menurun 12%, menambah nilai tambah bagi pelanggan dan pemangku kepentingan.

Baca juga:
Ambisi Besar Nvidia: Starcloud Raih Pendanaan Ratusan Juta Dolar untuk Infrastruktur AI Luar Angkasa

Di balik angka-angka tersebut, terdapat visi jangka panjang: menjadi pelopor teknologi hijau di Asia Tenggara. Dengan mengintegrasikan kebijakan internal dan kemitraan strategis, Telkom berharap dapat memicu perubahan positif di sektor telekomunikasi, sekaligus memberikan contoh bagi industri lain.

Kesimpulannya, Strategi Hijau Telkom di Balik Infrastruktur Digital bukan sekadar inisiatif pemasaran, melainkan komitmen nyata terhadap lingkungan. Melalui investasi berkelanjutan, inovasi teknologi, dan kolaborasi lintas sektor, perusahaan ini menunjukkan bahwa pembangunan digital tidak harus mengorbankan bumi. Dengan langkah ini, Telkom menegaskan posisi sebagai pemimpin yang bertanggung jawab di era digital yang semakin sadar lingkungan.

Baca juga:
Waspada! Ancaman Spyware di Balik Iming-Iming APK Sadap WhatsApp Gratis: Jangan Asal Klik!

Post Comment