Update Gempa Yogyakarta, Ini Informasi Terbaru dari BMKG DIY

Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan sekitarnya kembali diguncang peristiwa gempa bumi tektonik. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Yogyakarta mengonfirmasi detail peristiwa ini.

Detail Parameter Gempa Pemutakhiran BMKG

ParameterData Hasil Pemutakhiran BMKG
Waktu KejadianKamis, 20 Agustus 2026 pukul 17:20:57 WIB
Kekuatan (Magnitudo)M 3,5 (Ditingkatkan dari parameter awal M 3,6)
Pusat Gempa (Episenter)Darat, 11 km Timur Laut Bantul, DIY
Koordinat Titik7,88° LS – 110,45° BT
Kedalaman Hiposenter21 km (Jenis Gempa Dangkal)
Potensi TsunamiTidak Berpotensi Tsunami

Wilayah Dirasakan & Laporan Situasi Lapangan

Guncangan gempa bumi ini dirasakan di sejumlah kabupaten di DIY hingga kawasan Jawa Tengah bagian selatan:

  • Kabupaten Bantul: Skala MMI III (Getaran dirasakan nyata di dalam rumah, terasa seakan ada truk besar melintas).
  • Sleman, Kulon Progo, & Gunungkidul: Skala MMI II (Getaran halus dirasakan beberapa warga, benda gantung bergoyang).
  • Klaten, Solo, & Magelang: Skala MMI II (Getaran dirasakan oleh warga yang beraktivitas di dalam gedung/rumah).

Kesaksian warga di wilayah Kota Yogyakarta dan Bantul menyebutkan bahwa gempa terasa seperti hentakan atau hantaman singkat berdurasi sekitar 2–3 detik. Kepala Stasiun Geofisika Sleman mengonfirmasi bahwa tidak ada kerusakan struktur bangunan maupun korban jiwa. BMKG juga mencatat belum ada aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).

Penyebab Geologis: Sesar Opak Aktif

BMKG Yogyakarta menjelaskan bahwa memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, guncangan ini merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Opak. Jalur patahan aktif Sesar Opak membentang di wilayah Yogyakarta dan secara berkala melepaskan energi tektonik dalam bentuk gempa skala kecil hingga sedang.

Himbauan Resmi BMKG bagi Masyarakat

  1. Tetap Tenang: Hindari sikap panik dan jangan mudah terpengaruh oleh isu atau berita hoaks yang tidak jelas sumbernya.
  2. Periksa Kelayakan Bangunan: Sebelum kembali ke dalam rumah, periksa struktur dinding dan pastikan tidak ada retakan membahayakan.
  3. Siapkan Jalur Evakuasi: Kenali titik kumpul aman di lingkungan tempat tinggal atau tempat kerja.
  4. Pantau Kanal Resmi: Dapatkan pembaruan data secara real-time melalui aplikasi infoBMKG, kanal X @infoBMKG, atau situs resmi bmkg.go.id.

penulis lar

1 comment

Post Comment