Sekolapedia – 20 Agustus 2026 | Turnamen bergengsi bwf World Championships 2026 yang berlangsung di Indira Gandhi Indoor Stadium, New Delhi, menyuguhkan drama luar biasa pada hari ketiga kompetisi. Di tengah sorak-sorai pendukung tuan rumah, kejutan besar terjadi ketika unggulan India, Lakshya Sen, harus mengakui keunggulan pemain muda asal Amerika Serikat, Garret Tan, dalam pertandingan yang sangat emosional dan menegangkan.
Lakshya Sen, yang merupakan peraih medali perunggu pada Kejuaraan Dunia 2021, gagal mempertahankan dominasinya di hadapan publik sendiri. Bertanding selama 73 menit dalam laga tiga set yang menguras tenaga, Sen akhirnya harus menyerah dengan skor 19-21, 21-19, dan 17-21. Kekalahan ini menjadi salah satu kejutan terbesar dalam ajang bwf tahun ini, mengingat status Sen sebagai salah satu pemain papan atas dunia.
Garret Tan, pemain berusia 18 tahun yang saat ini menduduki peringkat 92 dunia, tampil sangat impresif dengan kombinasi kecepatan, serangan tajam, dan tipuan yang sulit dibaca. Tan mengakui bahwa dukungan masif dari penonton Delhi sempat menggoyahkan mentalnya di set ketiga saat ia sedang memimpin 8-2. Namun, ia berhasil tetap tenang dan mengamankan kemenangan bersejarah tersebut.
| Pemain | Hasil Pertandingan | Skor |
|---|---|---|
| Garret Tan (USA) | Menang vs Lakshya Sen (IND) | 21-19, 19-21, 21-17 |
| PV Sindhu (IND) | Menang vs Wen Yu Zhang (CAN) | 21-16, 21-17 |
| Ayush Shetty (IND) | Menang vs Dumindu Abeywickrama (SRI) | 21-8, 21-10 |
| Dhruv Kapila/Tanisha Crasto (IND) | Menang vs Leong Iok Chong/Ng Weng Chi (MAC) | 21-11, 21-11 |
Di sisi lain, harapan India tetap menyala melalui performa gemilang PV Sindhu. Pemegang dua medali Olimpiade tersebut menunjukkan kelasnya dengan mengalahkan wakil Kanada, Wen Yu Zhang, dalam dua set langsung. Kemenangan 21-16 dan 21-17 ini memastikan langkah Sindhu menuju babak perempat final, sekaligus memperpanjang ambisinya untuk meraih medali keenam di ajang bwf World Championships.
Selain Sindhu, Ayush Shetty juga tampil dominan dengan melibas pemain Sri Lanka, Dumindu Abeywickrama, tanpa perlawanan berarti. Langkah Ayush kini akan diuji oleh pemain menjanjikan asal Indonesia, Alwi Farhan, di babak berikutnya. Sementara itu, sektor ganda campuran juga memberikan kabar baik melalui kemenangan cepat pasangan Dhruv Kapila dan Tanisha Crasto atas wakil Makau.
Nasib kurang beruntung juga menimpa talenta muda India, Unnati Hooda, yang gugur setelah kalah dalam pertarungan sengit melawan Michelle Li dari Kanada. Unnati sempat menunjukkan perlawanan luar biasa dengan membuang dua match point di set penentu, namun akhirnya harus mengakui keunggulan lawan.
Untuk sektor ganda putra, pasangan unggulan kelima Satwiksairaj Rankireddy dan Chirag Shetty melaju ke babak delapan besar setelah mendapatkan walkover karena lawan mereka, Alexander Dunn dan Adam Pringle dari Skotlandia, mengundurkan diri akibat cedera. Pertanyaan besar kini tertuju pada kesiapan fisik pasangan tersebut mengingat mereka belum memainkan satu gim pun sejak turnamen dimulai.
Secara keseluruhan, hari ketiga di ajang bwf ini menjadi pengingat bahwa dalam bulu tangkis tingkat dunia, peringkat tidak menjamin kemenangan. Perjalanan menuju medali di New Delhi akan semakin kompetitif seiring dengan semakin ketatnya persaingan di babak gugur mendatang.


Post Comment