Sassuolo vs Cesena menjadi salah satu pertandingan menarik dalam babak 32 besar Coppa Italia 2026/2027. Bermain di MAPEI Stadium, Sassuolo berhasil menunjukkan kualitasnya dengan meraih kemenangan telak 3-0 atas Cesena pada Selasa, 18 Agustus 2026 dini hari WIB. Hasil tersebut memastikan Sassuolo melangkah ke babak berikutnya, sementara Cesena harus mengakhiri kiprahnya di kompetisi tersebut. (detiksport)
Tiga gol Sassuolo dicetak oleh Cristian Volpato pada menit ke-13, Vasilije Adzic pada menit 45+2, dan Luca Lipani pada menit ke-75. Selain menghasilkan kemenangan tanpa kebobolan, Sassuolo juga tampil lebih dominan dalam penguasaan bola dan jumlah tembakan.
Pertandingan ini sekaligus menjadi debut kompetitif yang positif bagi pelatih baru Sassuolo, Alberto Aquilani. Di sisi lain, perhatian penggemar sepak bola Indonesia tertuju kepada Jay Idzes yang masuk daftar pemain Sassuolo, tetapi hanya berada di bangku cadangan sepanjang pertandingan. (Antara News Bengkulu)
Skor Akhir Sassuolo vs Cesena
Hasil akhir Sassuolo 3-0 Cesena menjadi bukti dominasi tuan rumah dalam pertandingan Coppa Italia kali ini.
Sassuolo membuka keunggulan dengan cepat melalui Cristian Volpato. Gol pada menit ke-13 membuat tim asuhan Alberto Aquilani bermain lebih nyaman.
Cesena sebenarnya berusaha memberikan perlawanan, tetapi Sassuolo mampu menjaga kendali permainan. Menjelang turun minum, Sassuolo kembali mencetak gol melalui Vasilije Adzic pada masa tambahan waktu babak pertama.
Keunggulan 2-0 membuat Sassuolo berada dalam posisi yang sangat menguntungkan.
Pada babak kedua, Sassuolo tidak mengendurkan tekanan. Luca Lipani kemudian mencetak gol ketiga pada menit ke-75 dan memastikan kemenangan tuan rumah dengan skor 3-0. (Sumbawanews)
Statistik Sassuolo vs Cesena
Selain skor akhir, statistik pertandingan juga memperlihatkan bagaimana Sassuolo mampu mengontrol jalannya laga.
Berdasarkan data pertandingan, Sassuolo mencatat sekitar 57,5 persen penguasaan bola, sedangkan Cesena berada di angka 42,5 persen. Sassuolo juga melepaskan 18 tembakan, dengan delapan di antaranya mengarah ke gawang. Cesena mencatat sembilan tembakan dan lima tepat sasaran. (Reddit)
Berikut gambaran statistik utama pertandingan:
| Statistik | Sassuolo | Cesena |
|---|---|---|
| Skor | 3 | 0 |
| Penguasaan bola | 57,5% | 42,5% |
| Total tembakan | 18 | 9 |
| Tembakan tepat sasaran | 8 | 5 |
| Tendangan sudut | 4 | 5 |
| Pelanggaran | 6 | 11 |
| Kartu kuning | 0 | 2 |
| Kartu merah | 0 | 0 |
| Operan | 517 | 374 |
| Operan akurat | 460 | 322 |
| Intersep | 9 | 12 |
Data tersebut memperlihatkan Sassuolo lebih unggul dalam penguasaan bola dan jumlah percobaan mencetak gol. Sementara itu, Cesena justru mendapatkan lebih banyak sepak pojok, yakni lima berbanding empat milik Sassuolo. (Reddit)
Sassuolo Lebih Efektif dalam Menyerang
Salah satu hal yang terlihat dari statistik Sassuolo vs Cesena adalah efektivitas serangan tuan rumah.
Sassuolo menghasilkan 18 tembakan sepanjang pertandingan dan berhasil mencetak tiga gol. Artinya, serangan mereka mampu menghasilkan peluang yang cukup efektif.
Cristian Volpato menjadi pemain yang membuka keran gol pada menit ke-13. Gol tersebut sangat penting karena membuat Sassuolo bisa bermain dengan lebih percaya diri.
Ketika pertandingan memasuki akhir babak pertama, Adzic menambah keunggulan menjadi 2-0.
Gol ketiga dari Lipani pada menit ke-75 kemudian memastikan Sassuolo tidak memberikan kesempatan kepada Cesena untuk mengejar ketertinggalan.
Jalannya Babak Pertama
Pertandingan Sassuolo vs Cesena dimulai dengan tempo yang cukup tinggi. Sassuolo langsung mencoba mengambil inisiatif permainan karena tampil di hadapan pendukung sendiri.
Tekanan tuan rumah menghasilkan gol pada menit ke-13.
Cristian Volpato berhasil membawa Sassuolo unggul 1-0. Keunggulan tersebut membuat Sassuolo semakin percaya diri dalam menguasai bola.
Cesena mencoba merespons dengan membangun serangan. Namun, Sassuolo mampu menjaga organisasi pertahanan dan mengurangi ruang yang tersedia bagi pemain lawan.
Sassuolo juga terlihat lebih aktif dalam melakukan distribusi bola. Statistik mencatat tuan rumah melakukan 517 operan dengan 460 operan akurat, sedangkan Cesena mencatat 374 operan dengan 322 di antaranya akurat. (Reddit)
Dominasi tersebut akhirnya kembali menghasilkan gol.
Pada menit 45+2, Vasilije Adzic mencetak gol kedua Sassuolo. Gol yang tercipta menjelang turun minum tersebut memberikan keuntungan besar bagi tuan rumah.
Sassuolo menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0.
Babak Kedua Semakin Dikuasai Sassuolo
Memasuki babak kedua, Cesena harus mengejar ketertinggalan dua gol.
Tim tamu mencoba meningkatkan tekanan dan mencari peluang untuk memperkecil skor. Namun, Sassuolo tetap mampu mempertahankan struktur permainannya.
Keunggulan dua gol membuat Sassuolo tidak perlu terburu-buru.
Mereka bisa memainkan bola dan menunggu celah di pertahanan Cesena.
Sassuolo tetap aktif melakukan serangan. Dari total 18 tembakan yang dilepaskan sepanjang pertandingan, delapan di antaranya tepat sasaran. Cesena hanya menghasilkan sembilan tembakan dengan lima yang mengarah ke gawang. (Reddit)
Perbedaan jumlah peluang tersebut akhirnya kembali terlihat pada menit ke-75.
Luca Lipani Mengunci Kemenangan
Luca Lipani menjadi pencetak gol ketiga Sassuolo pada menit ke-75.
Gol tersebut mengubah skor menjadi 3-0 dan membuat peluang Cesena untuk membalikkan keadaan semakin kecil.
Dengan keunggulan tiga gol, Sassuolo kemudian lebih fokus menjaga kontrol permainan.
Cesena terus berusaha mencari gol hiburan, tetapi pertahanan Sassuolo mampu mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir.
Peluit panjang memastikan Sassuolo meraih kemenangan 3-0 dan lolos ke babak berikutnya Coppa Italia. (BeSoccer EN)
Performa Pertahanan Sassuolo
Selain lini depan, pertahanan Sassuolo juga layak mendapatkan perhatian.
Sassuolo berhasil menjaga gawangnya tidak kebobolan selama 90 menit pertandingan.
Cesena memang mampu menghasilkan lima tembakan tepat sasaran, tetapi tidak satu pun berhasil menjadi gol.
Kiper Sassuolo juga mencatat sejumlah penyelamatan penting. Data pertandingan menunjukkan kedua tim sama-sama mencatat lima penyelamatan. (Reddit)
Clean sheet tersebut menjadi modal positif bagi Sassuolo, terutama karena pertandingan ini merupakan awal kompetitif Alberto Aquilani sebagai pelatih.
Alberto Aquilani Memulai Debut dengan Kemenangan
Kemenangan Sassuolo vs Cesena juga memiliki arti penting bagi Alberto Aquilani.
Mantan gelandang timnas Italia tersebut menjalani pertandingan kompetitif pertamanya sebagai pelatih Sassuolo dengan hasil yang sangat positif.
Menang 3-0 dan tidak kebobolan tentu menjadi awal yang ideal.
Aquilani masih membutuhkan waktu untuk membangun gaya permainan yang diinginkannya. Namun, hasil pertandingan melawan Cesena menunjukkan bahwa tim mampu menjalankan pertandingan dengan cukup baik.
Sassuolo terlihat mampu menjaga penguasaan bola, menciptakan peluang, serta mempertahankan keunggulan.
Jay Idzes Belum Mendapat Menit Bermain
Salah satu perhatian khusus dalam laga ini datang dari Jay Idzes.
Bek Timnas Indonesia tersebut berada dalam skuad Sassuolo, tetapi tidak dimainkan oleh Aquilani. Idzes hanya menyaksikan pertandingan dari bangku cadangan. (Sumbawanews)
Kondisi tersebut membuat debut kompetitif Jay Idzes bersama Sassuolo masih harus ditunggu.
Bagi penggemar Indonesia, pertandingan Sassuolo vs Cesena sebenarnya menjadi kesempatan untuk melihat perkembangan Idzes bersama klub barunya.
Meski belum bermain, keberadaannya di bangku cadangan menunjukkan bahwa ia menjadi bagian dari skuad Sassuolo untuk pertandingan tersebut.
Musim masih panjang sehingga peluang Idzes mendapatkan menit bermain tentu masih terbuka.
Cesena Kesulitan Mengembangkan Permainan
Dari sisi Cesena, kekalahan 0-3 menjadi hasil yang mengecewakan.
Cesena sebenarnya mampu mencatat lima tembakan tepat sasaran dan memenangkan jumlah sepak pojok dengan lima berbanding empat. Namun, mereka tidak mampu mengubah peluang tersebut menjadi gol. (Reddit)
Sassuolo lebih efektif memanfaatkan kesempatan.
Ketika Volpato mencetak gol pertama, Cesena harus mengubah pendekatan permainan. Namun, gol kedua dari Adzic sebelum turun minum membuat tugas mereka semakin berat.
Setelah Lipani mencetak gol ketiga, pertandingan praktis berada dalam kendali Sassuolo.
Tiga Gol Menjadi Bukti Efektivitas Sassuolo
Kemenangan 3-0 memperlihatkan bahwa Sassuolo tidak hanya unggul dalam penguasaan bola, tetapi juga mampu mengonversi peluang menjadi gol.
Volpato, Adzic, dan Lipani menjadi tiga pemain yang mencatatkan nama mereka di papan skor.
Menariknya, ketiga gol tersebut tercipta pada waktu yang berbeda.
Gol pertama datang pada awal pertandingan, gol kedua menjelang turun minum, dan gol ketiga pada pertengahan babak kedua.
Pola tersebut menunjukkan bahwa Sassuolo mampu menjaga ancaman sepanjang pertandingan.
Sassuolo Lolos ke Babak Berikutnya
Kemenangan atas Cesena membuat Sassuolo melanjutkan perjalanan mereka di Coppa Italia 2026/2027.
Sassuolo datang ke pertandingan ini sebagai tim Serie A, sedangkan Cesena merupakan klub yang bermain di Serie B. Perbedaan level kompetisi tersebut akhirnya terlihat dalam hasil akhir. (Sports Mole)
Namun, Sassuolo tetap harus mempertahankan performa karena perjalanan di Coppa Italia masih panjang.
Kemenangan 3-0 dapat menjadi modal kepercayaan diri bagi para pemain sebelum menghadapi pertandingan berikutnya.
Catatan Penting dari Pertandingan
Ada beberapa catatan yang bisa diambil dari hasil Sassuolo vs Cesena.
Pertama, Sassuolo berhasil mencetak tiga gol dan menjaga clean sheet.
Kedua, tuan rumah unggul dalam penguasaan bola dengan 57,5 persen.
Ketiga, Sassuolo melepaskan dua kali lipat jumlah tembakan dibandingkan Cesena, yakni 18 berbanding sembilan.
Keempat, Sassuolo lebih unggul dalam jumlah operan dan operan akurat.
Kelima, Cesena memiliki lebih banyak sepak pojok, tetapi tidak mampu memanfaatkannya menjadi gol. (Reddit)
Catatan tersebut memperlihatkan bahwa hasil akhir 3-0 cukup menggambarkan dominasi Sassuolo sepanjang pertandingan.
Kesimpulan
Sassuolo vs Cesena berakhir dengan skor 3-0 untuk kemenangan Sassuolo pada babak 32 besar Coppa Italia 2026/2027. Cristian Volpato membuka keunggulan pada menit ke-13, Vasilije Adzic mencetak gol kedua pada menit 45+2, sedangkan Luca Lipani melengkapi kemenangan pada menit ke-75. (detiksport)
Dari sisi statistik, Sassuolo unggul dalam penguasaan bola 57,5 persen berbanding 42,5 persen, jumlah tembakan 18 berbanding 9, serta operan 517 berbanding 374. Cesena memang unggul dalam jumlah sepak pojok, tetapi gagal mencetak gol. (Reddit)
Kemenangan ini menjadi awal yang sangat positif bagi Alberto Aquilani dalam pertandingan kompetitif bersama Sassuolo. Sementara itu, Jay Idzes masih harus menunggu kesempatan untuk menjalani debut kompetitifnya bersama klub tersebut.
Dengan kemenangan telak tanpa kebobolan, Sassuolo menunjukkan performa meyakinkan dan berhak melanjutkan perjalanan di Coppa Italia. Hasil ini sekaligus memberikan modal positif bagi Neroverdi untuk menghadapi tantangan berikutnya pada musim 2026/2027.
penulis : silva
Post Comment