Sekolapedia – 25 Juli 2026 | Klub La Liga, Osasuna, sukses mengawali rangkaian pertandingan pramusim mereka dengan catatan manis setelah meraih kemenangan meyakinkan 2-0 atas Racing de Santander. Duel uji coba yang berlangsung di bawah cuaca terik di Mendigorria, Navarra, ini menjadi panggung perdana bagi pelatih anyar Luis Miguel Ramis dalam menukangi skuad rojillo.
Pertandingan yang disaksikan oleh sekitar 1.500 penonton tersebut berjalan dengan intensitas tinggi sejak menit awal. Skuad asuhan Ramis langsung mengambil inisiatif menyerang dan mendominasi penguasaan bola. Raúl Moro tampil sebagai salah satu motor serangan paling berbahaya di babak pertama, merepotkan lini pertahanan Racing melalui aksi-aksi individunya di sisi kiri lapangan.
Di sisi lain, Racing de Santander yang datang dengan kondisi pincang akibat absennya enam pemain kunci, sempat mencoba memberikan perlawanan. Gelandang kreatif Sergio Canales, yang kembali mengenakan jersey klub asalnya, berusaha menjadidirigen permainan tim tamu. Namun, rapatnya lini belakang Osasuna serta penampilan sigap penjaga gawang Aitor Fernández membuat barisan serang Racing kesulitan mencetak gol.
Memasuki babak kedua, kedua pelatih melakukan rotasi besar-besaran untuk menguji kedalaman skuad. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-55. Berawal dari umpan terukur Kike Barja dari sisi kiri, penyerang tajam Raúl GarcÃa de Haro sukses menyambut bola di tiang jauh untuk menceploskannya ke dalam gawang, membawa Osasuna memimpin 1-0.
Tertinggal satu gol, Racing meningkatkan tempo permainan dan nyaris menyamakan kedudukan melalui sepakan Hugo Pérez yang membentur mistar gawang. Meski demikian, lini pertahanan Osasuna tetap disiplin menahan gempuran demi gempuran dari tim tamu.
Menjelang penghujung laga, tepatnya pada menit ke-87, sebuah kesalahan fatal di lini belakang Racing berujung fatal. Umpan ceroboh dari Manu Hernando kepada kiper cadangan gagal dikendalikan dengan baik oleh lini pertahanan. Iker Muñoz yang membaca situasi dengan sigap langsung menyerobot bola dan menceploskannya ke gawang kosong, memastikan kemenangan 2-0 bagi tuan rumah.
Di balik kemenangan positif ini, Osasuna harus menerima kenyataan pahit dengan cedera yang dialami oleh Rosier akibat masalah otot, serta Iker Muñoz yang sempat meringis kesakitan usai mencetak gol penutup akibat tekel keras dari pemain lawan. Meski demikian, hasil ini memberikan suntikan moral yang luar biasa bagi tim jelang bergulirnya kompetisi resmi musim baru.
Secara keseluruhan, penampilan perdana Osasuna di bawah arahan Luis Miguel Ramis menunjukkan sinyal positif, terutama dalam hal efektivitas di depan gawang dan ketahanan taktik di atas lapangan. Pramusim masih panjang, namun kemenangan perdana ini membuktikan bahwa pondasi awal tim berjalan ke arah yang tepat.



Post Comment