Tragedi KM Nurul Salsa Tenggelam: Korban Jiwa Bertambah, Manifest Kapal Direvisi

Tragedi KM Nurul Salsa Tenggelam: Korban Jiwa Bertambah, Manifest Kapal Direvisi

Sekolapedia – 24 Juli 2026 | Operasi pencarian dan evakuasi korban insiden km nurul salsa tenggelam di Perairan Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, terus menunjukkan perkembangan signifikan. Memasuki hari kesembilan pencarian pada Kamis, Tim SAR Gabungan kembali menemukan satu korban jiwa berjenis kelamin laki-laki di sekitar perairan Pulau Matallang. Penemuan jasad ini membuat total korban meninggal dunia yang berhasil ditemukan akibat musibah km nurul salsa tenggelam bertambah menjadi empat orang.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Basarnas Makassar, Andi Sultan, menjelaskan bahwa jenazah tersebut ditemukan oleh tim rescue di sebelah timur laut Pulau Matallang, sekitar 100 meter dari bibir pantai. Kondisi jenazah yang ditemukan sudah membengkak setelah terombang-ambing di lautan lepas selama sepekan lebih. Korban selanjutnya dievakuasi ke atas KN SAR Pacitan untuk penanganan medis awal sebelum dibawa ke Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar guna proses identifikasi lebih lanjut oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sulawesi Selatan.

Di sisi lain, Tim DVI Biddokkes Polda Sulsel sebelumnya telah berhasil mengidentifikasi dua jenazah perempuan korban km nurul salsa tenggelam, yakni Hasriati (44) asal Pasimasunggu Timur dan Bau Intang (52) asal Bontoharu. Identifikasi dilakukan melalui pencocokan data gigi, data medis, properti korban, hingga sidik jari. Setelah proses identifikasi tuntas, kedua jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga melalui Polres Kepulauan Selayar untuk dimakamkan.

Seiring berjalannya operasi pencarian, Kantor SAR Makassar bersama aparat kepolisian juga melakukan pembaruan data manifest penumpang. Setelah melalui proses verifikasi dan pencocokan ulang yang teliti bersama pihak keluarga serta operator kapal, jumlah resmi penumpang km nurul salsa tenggelam direvisi dari semula 78 orang menjadi 76 orang. Revisi ini dilakukan setelah ditemukannya duplikasi data pada daftar penumpang awal.

Berdasarkan data terbaru tersebut, rincian kondisi para penumpang adalah sebagai berikut:

🔖 Baca juga:
Terpuruk Usai Anak Nyaris Tenggelam, Bebi Romeo: Aku Bapak yang Bodoh
  • Total penumpang dalam manifest terverifikasi: 76 orang
  • Berhasil selamat: 58 orang
  • Meninggal dunia: 4 orang
  • Masih dalam pencarian: 14 orang

Sementara itu, penyelidikan mendalam terkait penyebab musibah km nurul salsa tenggelam masih terus didalami oleh jajaran penyidik Polres Selayar bersama Polda Sulawesi Selatan. Berdasarkan keterangan Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Supranoto, kapal nahas tersebut diduga kuat mengalami kelebihan muatan atau overload. Dari manifes awal tercatat hanya 45 orang, namun fakta di lapangan menunjukkan jumlah penumpang mencapai 76 orang, yang mengindikasikan adanya manipulasi data muatan. Hingga kini, penyidik telah memeriksa setidaknya 23 orang saksi guna mengusut tuntas unsur kelalaian dalam insiden maritim ini.

Tim SAR Gabungan menegaskan bahwa operasi pencarian terhadap 14 korban yang masih hilang akan terus dilanjutkan dengan mengoptimalkan penyisiran di sekitar wilayah Kepulauan Sabalana dan Laut Flores. Pemerintah bersama aparat penegak hukum berkomitmen untuk mengusut tuntas tragedi ini sekaligus memberikan pelayanan terbaik bagi keluarga korban dalam proses pencarian maupun identifikasi lanjutan.

Peristiwa tragis ini memberikan pelajaran mendalam bagi dunia pelayaran nasional, khususnya terkait pentingnya kepatuhan terhadap standar keselamatan dan kapasitas muatan kapal. Pengawasan yang lebih ketat dari otoritas pelabuhan serta kesadaran operator kapal sangat diperlukan guna mencegah terulangnya insiden serupa di masa mendatang, sehingga keselamatan nyawa penumpang di perairan dapat senantiasa terjamin.

Post Comment