Gejolak Bursa Transfer Sassuolo: Dari Penjualan Rekor Bek Hingga Fokus Pramusim Jay Idzes

Gejolak Bursa Transfer Sassuolo: Dari Penjualan Rekor Bek Hingga Fokus Pramusim Jay Idzes

Sekolapedia – 23 Juli 2026 | Klub Serie A Italia, Sassuolo, tengah menjadi sorotan tajam di bursa transfer musim panas 2026. Tidak hanya sibuk melepas beberapa aset berharganya dengan harga fantastis ke klub luar negeri, manajemen Neroverdi juga dihadapkan pada persiapan intensif menyongsong musim kompetisi baru di bawah komando pelatih kepala Alberto Aquilani.

Salah satu transaksi paling mencolok yang melibatkan klub asal Italia ini adalah kepindahan bek andalan mereka, Tarik Muharemovic. Pemain asal Bosnia & Herzegovina tersebut resmi diboyong oleh klub Inggris, Leeds United, dengan mahar mencapai 40 juta euro atau sekitar Rp817,4 miliar. Nilai transfer tersebut langsung memecahkan rekor klub Inggris itu dan mencatatkan Muharemovic sebagai bek termahal Leeds hingga Juli 2026. Kepergian Muharemovic tentu menyisakan lubang di lini belakang, namun pihak manajemen menilai dana segar tersebut sangat krusial untuk kestabilan finansial dan peremajaan skuad.

Di sisi lain, pergerakan di bursa transfer juga sempat dikaitkan dengan gelandang tengah mereka, Manu Kone. Pemain timnas Prancis yang tampil gemilang di Piala Dunia 2026 tersebut masuk dalam radar sejumlah raksasa Eropa seperti Manchester United dan klub kaya raya asal Arab Saudi, Al-Hilal, yang sudah melakukan kontak langsung dengan AS Roma—mantan klub Kone sebelum hijrah.

Sementara itu, kabar baik datang bagi para pendukung klub dan Timnas Indonesia. Bek andalan sekaligus kapten skuad Garuda, Jay Idzes, dipastikan tidak akan ambil bagian dalam ajang Piala AFF 2026 yang bergulir pada 24 Juli hingga 26 Agustus mendatang. Keputusan ini diambil karena pemain berusia 26 tahun tersebut harus fokus penuh mengikuti program pramusim bersama Sassuolo di Eropa.

Sejak didatangkan pada musim panas tahun lalu, Jay Idzes langsung menjelma sebagai pilar tak tergantikan di lini belakang Neroverdi. Ia mencatatkan 35 penampilan sebagai starter dan sukses membawa klub finis di peringkat ke-11 klasemen akhir Serie A musim lalu setelah promosi. Pelatih Alberto Aquilani memasukkan Idzes ke dalam rencana utama tim untuk membangun pertahanan yang lebih solid menghadapi ketatnya persaingan Liga Italia musim 2026/2027.

🔖 Baca juga:
Top 10 Greatest NBA Players of 2026: Elite Superstars Dominating the League

Absennya Idzes dari turnamen Asia Tenggara memang menjadi kerugian bagi Timnas Indonesia yang tergabung di Grup A bersama Vietnam, Kamboja, Singapura, and Timor Leste. Kendati demikian, langkah tersebut dinilai sebagai keputusan profesional terbaik demi menjaga kebugaran dan karier sang pemain di level tertinggi sepak bola Eropa bersama Sassuolo.

Secara keseluruhan, dinamika yang terjadi di tubuh Sassuolo menunjukkan ambisi besar klub untuk terus bersaing di kasta tertinggi Serie A. Kehilangan pemain kunci seperti Muharemovic berhasil ditambang dengan dana transfer yang masif, sementara retensi pemain penting seperti Jay Idzes memperlihatkan keseriusan manajemen dalam merancang fondasi tim yang kompetitif untuk musim mendatang.

Post Comment