Sekolapedia – 21 Juli 2026 | Peta kekuatan sepak bola global resmi mengalami pergeseran signifikan setelah berakhirnya Piala Dunia 2026. Keberhasilan Spanyol menjuarai turnamen empat tahunan tersebut secara langsung membawa dampak besar terhadap pembaruan peringkat dunia FIFA yang dirilis pada Senin (20/7/2026). La Roja sukses mengudeta Argentina dari takhta tertinggi setelah memenangkan partai final dramatis dengan skor 1-0 melalui babak perpanjangan waktu di New York New Jersey Stadium.
Kemenangan ini tidak hanya memberikan trofi bergengsi bagi skuad asuhan Luis de la Fuente, tetapi juga tambahan 30,27 poin yang mengokohkan posisi mereka di puncak peringkat dunia FIFA dengan total 1.995,88 poin. Sementara itu, Argentina yang gagal mempertahankan gelar juara Piala Dunia 2022 harus turun ke peringkat kedua dengan koleksi 1.970,37 poin.
Dominasi tradisional negara-negara elit sepak bola masih terlihat jelas di papan atas. Prancis dan Inggris tetap konsisten menempati peringkat ketiga dan keempat, meskipun Inggris gagal menggeser Prancis setelah duel perebutan tempat ketiga. Brasil berhasil memperbaiki posisinya dengan naik ke urutan kelima. Salah satu kejutan paling manis datang dari Maroko yang mencetak sejarah dengan menembus peringkat keenam dunia, posisi tertinggi yang pernah diraih oleh negara Afrika sejak sistem ranking ini diperkenalkan.
Berikut adalah tabel perubahan posisi tim di papan atas setelah Piala Dunia 2026:
| Negara | Posisi Terbaru |
|---|---|
| Spanyol | 1 |
| Argentina | 2 |
| Prancis | 3 |
| Inggris | 4 |
| Brasil | 5 |
| Maroko | 6 |
Di sisi lain, pergerakan paling drastis dalam peringkat dunia FIFA kali ini dicatatkan oleh Norwegia. Berkat penampilan impresif Erling Haaland dan kolega yang mampu menembus perempat final untuk pertama kalinya, mereka melesat 12 peringkat ke posisi ke-19 dunia. Sebaliknya, tim-tim besar seperti Jerman harus terlempar dari 10 besar ke posisi ke-12, sementara Italia semakin terpuruk ke posisi ke-15 setelah gagal lolos ke putaran final turnamen.
Gelaran Piala Dunia 2026 sendiri meninggalkan banyak catatan, mulai dari keberhasilan format 48 tim hingga antusiasme penonton di tiga negara tuan rumah. Selain itu, fenomena budaya pun muncul di luar lapangan, seperti lagu resmi “Dai Dai” yang memuncaki tangga lagu Billboard, serta lagu “Wonderwall” dari Oasis yang kembali populer berkat nyanyian suporter Inggris di stadion.
Secara keseluruhan, hasil Piala Dunia 2026 telah memberikan gambaran baru mengenai kekuatan sepak bola internasional. Meskipun ada kejutan dari tim kuda hitam, dominasi negara-negara besar tetap menjadi penentu utama dalam dinamika peringkat dunia FIFA terbaru. Stabilitas performa di turnamen besar akan terus menjadi tolok ukur utama bagi setiap negara dalam mempertahankan atau memperbaiki posisi mereka di daftar elit sepak bola dunia.



Post Comment