Argentina Juara Dunia, Euforia ‘Vamos Argentina’ Membara di Tengah Polemik Politik Malvinas

Argentina Juara Dunia, Euforia 'Vamos Argentina' Membara di Tengah Polemik Politik Malvinas

Sekolapedia – 17 Juli 2026 | Kemenangan dramatis Argentina di final Piala Dunia 2026 tidak hanya disambut gegap gempita oleh para pendukungnya, tetapi juga memicu gelombang dukungan dari berbagai penjuru, termasuk dari mantan politikus Prancis yang turut meneriakkan ‘vamos Argentina’. Momen bersejarah ini, bagaimanapun, tak lepas dari bayang-bayang perseteruan diplomatik terkait Kepulauan Malvinas (Falkland Islands).

Presiden Argentina, Javier Milei, secara tegas memberikan dukungan penuh terhadap aksi para pemain timnasnya yang membentangkan spanduk bertuliskan ‘Las Malvinas son argentinas’ setelah mengalahkan Inggris di semifinal. Milei menilai ekspresi tersebut sebagai ‘perasaan yang ada di dalam diri semua orang Argentina dan sepenuhnya sah serta legal’. Pernyataan ini disampaikan di tengah adanya permintaan dari pemerintah Inggris kepada FIFA untuk menyelidiki apakah aksi tersebut melanggar aturan yang melarang pesan-pesan politik di lapangan hijau. Inggris, yang menyebut kepulauan tersebut sebagai Falkland Islands, mendesak FIFA untuk melakukan investigasi menyeluruh terhadap insiden tersebut.

Meskipun mendukung luapan emosi para pemainnya, Milei menekankan agar kemenangan atas Inggris tidak disalahartikan sebagai bagian dari sengketa kedaulatan atas pulau-pulau di Atlantik Selatan. “Pertandingan sepak bola adalah pertandingan sepak bola,” tegasnya, seraya menambahkan bahwa Argentina akan merebut kembali Malvinas melalui jalur diplomatik dan kecerdasan dalam bertindak. Ia juga berargumen bahwa tindakan para pemain di lapangan, yang dipicu oleh emosi kemenangan, seharusnya hanya berujung pada sanksi finansial bagi tim, bukan konsekuensi diplomatik yang lebih luas. Wakil Presiden Argentina, Victoria Villarruel, bahkan menunjukkan dukungan yang lebih kuat dengan membagikan foto para pemain bersama spanduk tersebut di media sosial.

Di sisi lain, euforia ‘vamos Argentina’ juga terasa hingga ke dunia politik internasional. Mantan anggota Majelis Nasional Prancis, Meyer Habib, yang mewakili warga Prancis di Eropa Selatan dan Israel, bertemu dengan Duta Besar Argentina untuk Israel, Rabbi Shimon Axel Wahnish. Dalam pertemuan yang berlangsung di Knesset tersebut, Habib turut berpose dengan jersey timnas Argentina dan menyatakan dukungannya penuh. “Sekarang setelah Prancis tersingkir, kami menginginkan Prancis-Argentina di final. Sekarang saya sepenuhnya bersama duta besar Argentina. Vamos Argentina. Semua orang Prancis bersama Argentina untuk membalas dendam pada Spanyol,” ujarnya, menunjukkan solidaritas lintas negara.

Sementara itu, di tempat yang berbeda namun dengan semangat yang sama, kota Quilpué di Chili menghadapi tantangan alam yang berbeda. Pemerintah kota Quilpué mengumumkan evakuasi sukarela di sektor Población Argentina dan Pompeya Norte yang berisiko mengalami pergeseran tanah akibat intensitas curah hujan yang dipicu oleh sistem frontal. Keputusan ini diambil setelah rapat Komite Pengelolaan Risiko Bencana yang melibatkan berbagai lembaga terkait. Walikota Carolina Corti mengimbau warga untuk mengambil keputusan evakuasi dengan penuh kesadaran, mengingat ancaman yang masih membayangi. Keputusan evakuasi ini didasarkan pada studi teknis yang mengidentifikasi adanya risiko nyata akibat kemiringan lahan, terutama jika hujan terus berlanjut sesuai prediksi meteorologi.

🔖 Baca juga:
Euforia Juara Dunia: Sindiran Pedas untuk Cristiano Ronaldo di Tengah Pesta Spanyol

Di dunia olahraga, sorotan tertuju pada persiapan timnas Spanyol yang telah tiba di New York untuk menghadapi Argentina di final Piala Dunia. Para jurnalis dari berbagai negara, termasuk Honduras, Italia, dan Brasil, berbagi pandangan mengenai peluang Spanyol dalam pertandingan krusial tersebut. Momen ini menandai pencapaian bersejarah bagi sepak bola Spanyol, yang kembali mencapai final Piala Dunia setelah 16 tahun, siap bertarung memperebutkan gelar juara kedua. Semangat ‘vamos Argentina’ tampaknya akan terus bergema, baik di lapangan hijau maupun di arena politik dan sosial, mencerminkan kebanggaan nasional yang mendalam.

Post Comment