Conor McGregor vs Rival-Rival Terbesarnya: Rekap Pertandingan dan Hasil Lengkap

Conor McGregor vs Rival-Rival Terbesarnya: Rekap Pertandingan dan Hasil Lengkap

Conor McGregor merupakan salah satu nama terbesar dalam sejarah Mixed Martial Arts (MMA). Sejak bergabung dengan UFC pada 2013, petarung asal Irlandia tersebut tidak hanya meraih gelar juara, tetapi juga menciptakan sejumlah rivalitas yang menjadi bagian penting dalam perkembangan olahraga ini. Berkat gaya bertarung agresif, kemampuan promosi yang luar biasa, serta kepercayaan diri tinggi, hampir setiap laga McGregor selalu menjadi sorotan dunia.

Sepanjang kariernya, McGregor menghadapi sejumlah lawan elite yang kemudian berkembang menjadi rival besar. Beberapa di antaranya bahkan melahirkan pertandingan legendaris yang masih dikenang hingga sekarang, seperti duel melawan Nate Diaz, Khabib Nurmagomedov, Dustin Poirier, hingga Jose Aldo. Rivalitas-rivalitas tersebut bukan hanya menghadirkan pertarungan berkualitas tinggi, tetapi juga mencetak rekor penjualan Pay-Per-View (PPV) dan menarik jutaan penonton di seluruh dunia.

Artikel ini membahas secara lengkap rival-rival terbesar Conor McGregor, hasil pertandingan mereka, statistik head-to-head, hingga pengaruh rivalitas tersebut terhadap perjalanan karier sang mantan juara UFC.


Perjalanan Karier Singkat Conor McGregor

Conor Anthony McGregor memulai debutnya di UFC pada April 2013. Sebelum bergabung dengan promosi terbesar MMA tersebut, ia telah menjadi juara dua divisi di Cage Warriors.

🔖 Baca juga:
Prediksi Norway vs England di Perempat Final Piala Dunia 2026: Siapa Lolos ke Semifinal?

Dalam waktu singkat, McGregor berkembang menjadi bintang utama UFC berkat kombinasi kemampuan striking, kecerdasan bertarung, dan karisma di luar oktagon. Ia kemudian mencatat sejarah sebagai petarung pertama yang memegang dua gelar UFC secara bersamaan, yakni di divisi featherweight dan lightweight. Rekor profesionalnya saat ini tercatat 22 kemenangan dan 6 kekalahan, dengan 19 kemenangan melalui KO/TKO.


1. Conor McGregor vs Jose Aldo

Latar Belakang Rivalitas

Jose Aldo datang sebagai juara featherweight yang telah mendominasi divisi selama bertahun-tahun. Menjelang UFC 194, persaingan keduanya semakin memanas akibat perang kata-kata yang berlangsung berbulan-bulan.

McGregor terus menekan Aldo secara psikologis melalui konferensi pers dan berbagai wawancara.


Hasil Pertandingan

UFC 194

  • Pemenang: Conor McGregor
  • Metode: KO
  • Waktu: 13 detik ronde pertama

Pertandingan ini menjadi salah satu momen paling ikonik dalam sejarah UFC. McGregor berhasil menjatuhkan Aldo hanya dalam 13 detik, yang hingga kini masih menjadi knockout tercepat dalam perebutan gelar UFC.


Dampak Rivalitas

Kemenangan tersebut mengubah status McGregor menjadi superstar dunia.

Sementara itu, dominasi panjang Jose Aldo di kelas featherweight resmi berakhir.


2. Conor McGregor vs Nate Diaz

Awal Rivalitas

Pada 2016, McGregor naik ke kelas welterweight untuk menghadapi Nate Diaz.

Banyak penggemar menilai Diaz hanyalah lawan pengganti yang tidak akan mampu menghentikan laju McGregor.

Namun kenyataannya berbeda.


Pertemuan Pertama

UFC 196

  • Pemenang: Nate Diaz
  • Metode: Submission
  • Ronde kedua

Diaz berhasil memanfaatkan keunggulan grappling setelah McGregor mulai kelelahan akibat tempo pertandingan yang tinggi. Kekalahan ini menjadi salah satu momen paling mengejutkan dalam karier McGregor.


Pertemuan Kedua

UFC 202

  • Pemenang: Conor McGregor
  • Metode: Majority Decision

McGregor melakukan penyesuaian strategi dengan menjaga jarak dan memanfaatkan akurasi pukulan kirinya. Pertarungan lima ronde tersebut menjadi salah satu laga terbaik dalam sejarah UFC.


Head-to-Head

  • McGregor menang: 1
  • Diaz menang: 1

Rivalitas ini berakhir imbang dan masih sering disebut sebagai salah satu yang paling menarik dalam sejarah MMA.


3. Conor McGregor vs Khabib Nurmagomedov

Rivalitas yang Paling Panas

Jika berbicara mengenai rivalitas terbesar McGregor, banyak penggemar langsung mengingat Khabib Nurmagomedov.

Perseteruan keduanya melibatkan perang kata-kata, insiden di luar arena, hingga tensi tinggi menjelang pertandingan.

Komunitas MMA di Reddit juga kerap menyebut konflik McGregor-Khabib sebagai salah satu rivalitas terbesar sepanjang sejarah UFC karena kontras karakter dan besarnya perhatian publik.


Hasil Pertandingan

UFC 229

  • Pemenang: Khabib Nurmagomedov
  • Metode: Submission
  • Ronde keempat

Khabib mendominasi melalui kemampuan wrestling dan ground game sebelum memaksa McGregor menyerah.

Pertandingan ini menjadi salah satu acara PPV terbesar dalam sejarah UFC.


Dampak Rivalitas

Meski hanya bertemu sekali di dalam oktagon, rivalitas mereka memiliki dampak luar biasa terhadap popularitas UFC.

Laga tersebut masih dianggap sebagai salah satu pertandingan terbesar sepanjang sejarah organisasi.


4. Conor McGregor vs Dustin Poirier

Awal Persaingan

McGregor pertama kali menghadapi Dustin Poirier pada 2014.

Kala itu, McGregor masih berada di divisi featherweight.


Pertemuan Pertama

UFC 178

  • Pemenang: Conor McGregor
  • Metode: KO ronde pertama

McGregor tampil dominan dan menyelesaikan laga dalam waktu singkat.


Pertemuan Kedua

UFC 257

  • Pemenang: Dustin Poirier
  • Metode: KO ronde kedua

Poirier berhasil membalas kekalahan sebelumnya dengan memanfaatkan kombinasi pukulan dan low kick yang efektif.


Pertemuan Ketiga

UFC 264

  • Pemenang: Dustin Poirier
  • Metode: TKO (doctor’s stoppage)

Pertandingan berakhir setelah McGregor mengalami cedera patah kaki di akhir ronde pertama sehingga dokter menghentikan laga.


Head-to-Head

  • Dustin Poirier: 2 kemenangan
  • Conor McGregor: 1 kemenangan

Rivalitas ini menjadi salah satu trilogi paling terkenal dalam sejarah UFC.


5. Conor McGregor vs Eddie Alvarez

Perebutan Dua Gelar

Pada UFC 205, McGregor menghadapi Eddie Alvarez untuk memperebutkan sabuk lightweight.


Hasil Pertandingan

  • Pemenang: Conor McGregor
  • Metode: TKO ronde kedua

McGregor tampil hampir sempurna.

Ia beberapa kali menjatuhkan Alvarez sebelum akhirnya menghentikan pertandingan.

Kemenangan ini menjadikannya petarung pertama yang memegang dua gelar UFC secara bersamaan.


6. Conor McGregor vs Max Holloway

Pertemuan Pertama

Saat keduanya masih muda, McGregor menghadapi Max Holloway pada UFC Fight Night 2013.

McGregor menang melalui keputusan mutlak setelah tiga ronde.


Pertemuan Kedua

Pada 2026, keduanya kembali dipertemukan di UFC 329.

Comeback McGregor berakhir lebih cepat dari yang diharapkan setelah mengalami cedera lutut pada awal ronde pertama. Holloway kemudian dinyatakan menang melalui TKO akibat penghentian wasit.


Head-to-Head

  • Max Holloway: 1 kemenangan
  • Conor McGregor: 1 kemenangan

Rivalitas ini kini berakhir imbang.


7. Conor McGregor vs Donald Cerrone

Donald Cerrone bukan rival dalam arti klasik, tetapi laga mereka menjadi salah satu momen penting dalam karier McGregor.

Pada UFC 246, McGregor kembali setelah vakum panjang dan langsung menang TKO hanya dalam 40 detik.

Pertandingan tersebut memperlihatkan bahwa kemampuan striking McGregor masih sangat berbahaya.


Rekap Head-to-Head Rival Besar Conor McGregor

RivalJumlah PertandinganRekor McGregor
Jose Aldo1Menang 1-0
Nate Diaz2Imbang 1-1
Khabib Nurmagomedov1Kalah 0-1
Dustin Poirier3Kalah 1-2
Eddie Alvarez1Menang 1-0
Max Holloway2Imbang 1-1
Donald Cerrone1Menang 1-0

Apa yang Membuat Rivalitas McGregor Begitu Menarik?

Ada beberapa faktor yang membuat setiap rivalitas McGregor selalu menjadi perhatian dunia.

1. Promosi yang Spektakuler

McGregor dikenal sebagai salah satu petarung terbaik dalam membangun antusiasme sebelum pertandingan.

Konferensi pers dan sesi tatap muka sering menjadi viral.


2. Gaya Bertarung Atraktif

Sebagian besar kemenangan McGregor diraih melalui KO.

Hal ini membuat setiap pertandingannya selalu dinantikan.


3. Taruhannya Sangat Besar

Banyak laga McGregor mempertaruhkan gelar juara, status sebagai petarung terbaik, hingga rekor organisasi.


4. Nilai Hiburan Tinggi

Baik menang maupun kalah, pertarungan McGregor hampir selalu menghasilkan momen yang dikenang penggemar MMA.


Pengaruh Rivalitas terhadap Karier McGregor

Setiap rival membawa pelajaran berbeda dalam perjalanan karier McGregor.

  • Jose Aldo mengantarkannya menjadi juara dunia.
  • Nate Diaz menguji mental dan kemampuan adaptasinya.
  • Eddie Alvarez mengukuhkan statusnya sebagai double champion.
  • Khabib menunjukkan pentingnya menghadapi grappler elite.
  • Dustin Poirier menjadi lawan yang membalikkan arah kariernya.
  • Max Holloway menandai babak terbaru dalam perjalanan comeback McGregor pada 2026.

FAQ

Siapa rival terbesar Conor McGregor?

Banyak penggemar menganggap Khabib Nurmagomedov sebagai rival terbesar McGregor karena besarnya perhatian publik, tensi di luar arena, dan dampaknya terhadap sejarah UFC.

Berapa kali Conor McGregor melawan Dustin Poirier?

Mereka telah bertemu tiga kali. McGregor menang pada pertemuan pertama, sedangkan Poirier memenangkan dua laga berikutnya.

Apakah Conor McGregor pernah mengalahkan Max Holloway?

Ya. McGregor menang melalui keputusan mutlak pada pertemuan pertama tahun 2013, sedangkan Holloway membalas pada UFC 329 tahun 2026 ketika McGregor mengalami cedera lutut di ronde pertama.

Pertarungan Conor McGregor mana yang paling bersejarah?

Duel melawan Jose Aldo di UFC 194 menjadi salah satu yang paling bersejarah karena McGregor memenangkan gelar featherweight hanya dalam 13 detik.

Kesimpulan

Rivalitas-rivalitas yang dijalani Conor McGregor menjadi fondasi penting dalam membangun statusnya sebagai salah satu ikon terbesar dunia MMA. Dari kemenangan ikonik atas Jose Aldo dan Eddie Alvarez hingga duel klasik melawan Nate Diaz, Dustin Poirier, Khabib Nurmagomedov, dan Max Holloway, setiap pertandingan menghadirkan cerita yang membentuk perjalanan kariernya. Terlepas dari hasil yang beragam, kemampuan McGregor menciptakan pertarungan yang kompetitif, dramatis, dan menarik perhatian dunia membuat namanya tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah UFC dan olahraga bela diri campuran.

Penulis: Shofiya M.P

Post Comment