Drama Perempat Final Piala Dunia 2026: FIFA Angkat Bicara Soal Gol Kontroversial Jude Bellingham

Drama Perempat Final Piala Dunia 2026: FIFA Angkat Bicara Soal Gol Kontroversial Jude Bellingham

Sekolapedia – 12 Juli 2026 | Stadion Hard Rock di Miami Gardens, Florida, menjadi saksi bisu laga sarat drama antara Inggris dan Norwegia pada babak perempat final Piala Dunia 2026, Minggu (12/7/2026). Pertandingan yang berakhir dengan kemenangan 2-1 bagi The Three Lions ini tidak hanya menyajikan pertarungan sengit di atas lapangan, tetapi juga memicu perdebatan panas terkait keabsahan gol penyeimbang Jude Bellingham pada menit ke-45+2.

Kontroversi bermula ketika tendangan gawang kiper Norwegia, Orjan Nyland, tampak berubah arah secara mendadak saat berada di udara. Para pemain Norwegia, termasuk bintang mereka Erling Haaland, serta pelatih Stale Solbakken, segera melayangkan protes keras kepada wasit Clement Turpin. Mereka meyakini bahwa bola telah menyentuh kabel penyangga kamera (spidercam) yang melintang di atas lapangan. Sesuai regulasi, jika bola menyentuh benda asing, permainan harus dihentikan dan dilanjutkan dengan drop ball. Namun, wasit membiarkan permainan berlanjut hingga akhirnya Jude Bellingham mencetak gol yang mengubah skor menjadi 1-1.

Teknologi Connected Ball sebagai Penentu

Menanggapi kehebohan tersebut, FIFA secara resmi memberikan klarifikasi melalui analisis teknologi pertandingan. Federasi sepak bola dunia tersebut menegaskan bahwa gol Bellingham sepenuhnya sah. Keputusan ini didasarkan pada data dari Connected Ball Technology yang tertanam di dalam bola resmi Piala Dunia 2026. Sistem ini dilengkapi dengan sensor Inertial Measurement Unit (IMU) yang mengirimkan data hingga 500 kali per detik ke ruang Video Assistant Referee (VAR).

“Dalam insiden tersebut, sensor tidak menunjukkan adanya lonjakan pada detak jantung bola saat berada di udara. Tidak ada bukti bahwa bola menyentuh kabel atau mengalami perubahan arah akibat benturan eksternal,” demikian bunyi pernyataan resmi FIFA. Teknologi ini terbukti sangat krusial, mengingat sebelumnya ia juga berperan penting dalam membatalkan gol Kroasia saat menghadapi Portugal di fase gugur turnamen yang sama.

Baca juga:
Millwall Hari Ini: Kabar Terbaru, Jadwal Pertandingan, dan Update Skuad 2026

Penerapan Aturan Baru FIFA

Selain gol Bellingham, pertandingan ini juga diwarnai dengan dianulirnya gol Norwegia yang dicetak Torbjorn Heggem. Pembatalan ini merujuk pada penerapan aturan baru FIFA mengenai protokol VAR. Erling Haaland disorot karena dinilai melakukan pelanggaran dengan mendorong Elliot Anderson sebelum bola ditendang masuk ke kotak penalti. Berdasarkan klarifikasi IFAB, pelanggaran yang dilakukan tim penyerang sebelum bola dimainkan dalam situasi sepak pojok kini dapat menjadi dasar pembatalan gol jika berdampak langsung terhadap terciptanya skor.

Evaluasi Thomas Tuchel

Meski berhasil melaju ke semifinal, pelatih Inggris Thomas Tuchel tidak sepenuhnya puas dengan penampilan anak asuhnya. Ia mengakui bahwa The Three Lions beruntung bisa lolos dari adangan Norwegia. “Kami mempersulit diri sendiri hari ini. Hasilnya memang fantastis, tetapi saya tidak senang dengan performa tim. Kami harus bermain jauh lebih baik jika ingin melangkah lebih jauh,” ujar Tuchel. Kemenangan ini menempatkan Inggris sebagai salah satu kandidat kuat juara, namun evaluasi mendalam diperlukan untuk mengatasi berbagai kekurangan yang terlihat selama pertandingan berlangsung.

Baca juga:
Jadwal Piala Presiden 2026 Hari Ini: Jam Tayang, Live TV, dan Daftar Pertandingan Terbaru

Secara keseluruhan, laga ini menunjukkan bagaimana integrasi teknologi canggih dalam sepak bola modern mampu memberikan objektivitas dalam pengambilan keputusan wasit di tengah tekanan tinggi. Meskipun kontroversi sempat menyelimuti, data akurat dari sensor bola telah memberikan jawaban final yang menegaskan keabsahan hasil pertandingan, sekaligus menjadi bukti bahwa Piala Dunia 2026 terus mengedepankan transparansi melalui inovasi teknologi.

Baca juga:
Prediksi Opta di Perempat Final Piala Dunia 2026: Prancis Favorit Juara, Maroko Siapkan Kejutan

Post Comment