Pertandingan babak perempat final Piala Dunia 2026 di Stadion SoFi, California, menyajikan drama tingkat tinggi yang mempertemukan dua kekuatan besar sepak bola Eropa, Spanyol dan Belgia. Lewat pertarungan sengit selama 90 menit penuh intensitas, Timnas Spanyol akhirnya sukses mengamankan tiket ke semifinal setelah menundukkan perlawanan ketat Belgia dengan skor tipis 2-1.
Gol penentu kemenangan dari pemain pengganti, Mikel Merino, di menit-menit akhir pertandingan menjadi pembeda. Hasil ini membawa anak asuh Luis de la Fuente melangkah lebih dekat ke trofi emas dan dijadwalkan menantang Prancis di babak empat besar.
Babak Pertama: Dominasi Spanyol dan Respons Kilat Belgia
Spanyol memulai laga dengan formasi andalan mereka, mengandalkan penguasaan bola cepat serta kreativitas Lamine Yamal dan Dani Olmo di lini serang. Sebaliknya, Belgia yang kehilangan Youri Tielemans akibat cedera saat pemanasan, mengandalkan kedisplinan lini belakang serta transisi cepat melalui Jérémy Doku dan Kevin De Bruyne.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-30. Berawal dari kombinasi apik serangan Spanyol dari sisi kanan oleh Pedro Porro, ia mengirimkan umpan tarik ke jantung pertahanan Belgia. Fabián Ruiz yang berada di posisi tepat langsung menyambar bola untuk menaklukkan Thibaut Courtois. Skor berubah 1-0 untuk keunggulan La Furia Roja.
Gol tersebut sekaligus memperpanjang rekor tak kebobolan kiper Spanyol, Unai Simón, menjadi 560 menit di Piala Dunia, memecahkan rekor legendaris milik Walter Zenga. Namun, sejarah baru itu tidak bertahan lama. Menjelang akhir babak pertama, tepatnya pada menit ke-41, Belgia merespons dengan skema serangan rapi. Timothy Castagne melepaskan umpan silang akurat yang langsung ditanduk dengan tajam oleh Charles De Ketelaere ke gawang Spanyol. Skor imbang 1-1 bertahan hingga turun minum.
Babak Kedua: Badai Cedera Belgia dan Sihir Panggung Merino
Memasuki paruh kedua, kedua pelatih mencoba melakukan penyesuaian strategi. Luis de la Fuente memasukkan Pedri untuk menyegarkan aliran bola di lini tengah, sementara Belgia memasukkan penyerang Romelu Lukaku untuk menambah daya gedor. Laga berjalan makin seimbang dengan saling jual beli serangan yang menegangkan.
Petaka bagi Belgia datang pada menit ke-71. Kiper andalan mereka, Thibaut Courtois, mengalami cedera kaki kiri setelah melakukan penyelamatan gemilang dari peluang Mikel Oyarzabal. Courtois terpaksa meninggalkan lapangan, digantikan oleh kiper muda Senne Lammens. Kehilangan figur pemimpin di bawah mistar gawang ini menjadi celah yang akhirnya bisa dimanfaatkan oleh Spanyol.
Ketika pertandingan tampaknya akan berlanjut ke babak perpanjangan waktu, momen magis kembali tercipta bagi Spanyol. Di menit ke-88, Pau Cubarsà maju membantu serangan dan melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti. Kiper pengganti Belgia, Senne Lammens, gagal menangkap bola dengan sempurna sehingga menciptakan kemelut di depan gawang.
Mikel Merino, yang masuk dari bangku cadangan, bergerak sangat cepat menyongsong bola liar. Dengan ketenangan luar biasa, gelandang tersebut menceploskan bola ke dalam gawang, mengubah skor menjadi 2-1. Ini menjadi gol krusial kedua Merino dari bangku cadangan setelah sebelumnya ia melakukan hal serupa saat melawan Portugal di babak 16 besar.
Belgia mencoba mengurung pertahanan Spanyol di masa injury time, termasuk melalui kreasi serangan yang dipimpin lini tengah mereka. Namun, kedisiplinan barisan pertahanan Spanyol memastikan keunggulan La Furia Roja bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Daftar Pencetak Gol dan Kartu
Berikut adalah ringkasan detail jalannya laga perempat final Piala Dunia 2026:
| Atribut Pertandingan | Detail Informasi |
| Pencetak Gol Spanyol | Fabián Ruiz (30′), Mikel Merino (88′) |
| Pencetak Gol Belgia | Charles De Ketelaere (41′) |
| Kartu Kuning Spanyol | Pau Cubarsà (43′), Aymeric Laporte (90+3′) |
| Kartu Kuning Belgia | Kevin De Bruyne (85′), Axel Witsel (90+5′) |
| Stadion / Lokasi | Stadion SoFi, California |
| Status Akhir | Spanyol lolos ke Semifinal |
Dengan kemenangan dramatis ini, Spanyol sukses memastikan tempat di babak empat besar sekaligus mengakhiri impian Belgia di turnamen edisi kali ini. Pertandingan babak semifinal melawan Prancis dipastikan akan menjadi panggung pertempuran akbar berikutnya bagi armada La Furia Roja
penulis lar
Post Comment