Hasil Argentina vs Mesir Skor Akhir 3-2: Comeback Dramatis Lionel Messi cs ke Perempat Final

Doha, Piala Dunia 2026 – Sebuah malam yang penuh drama, air mata, dan keajaiban sepak bola baru saja tersaji di Stadion Lusail. Pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Argentina vs Mesir berakhir dengan skor tipis 3-2 untuk kemenangan Albiceleste.

Sempat tertinggal dua gol di babak pertama akibat performa spartan Tim Firaun, Argentina bangkit secara luar biasa di paruh kedua. Sang kapten, Lionel Messi, kembali menjadi ruh permainan meski sempat diwarnai drama gagal penalti. Kemenangan emosional ini resmi mengunci tiket Argentina ke babak perempat final Piala Dunia 2026.

Bagi Anda yang melewatkan keseruan laga hidup-mati ini, berikut adalah ulasan lengkap, kronologi gol, dan analisis taktik laga sengit Argentina vs Mesir.

Babak Pertama: Kejutan Instan Mesir Jinakkan Tim Tango

Sejak peluit pertama dibunyikan, Argentina sebenarnya langsung mengambil inisiatif serangan. Mengandalkan motor serangan Enzo Fernandez dan Alexis Mac Allister, juara bertahan mencoba membongkar lini pertahanan rapat Mesir. Namun, petaka justru datang bagi anak asuh Lionel Scaloni pada menit ke-14.

Lewat skema serangan balik cepat yang menjadi ciri khas mereka, Mesir berhasil mengejutkan lini belakang Argentina. Striker andalan Mesir melepaskan tembakan melengkung ke tiang jauh yang gagal diantisipasi oleh Emiliano ‘Dibu’ Martinez. Skor 0-1 untuk keunggulan Mesir.

🔖 Baca juga:
Epstein Files: Membongkar Misteri Pembunuhan Bayi dalam Konteks Skandal Pedofilia

Argentina yang tersentak mencoba membalas. Namun, koordinasi lini belakang yang rapuh kembali dihukum oleh efektivitas serangan Mesir. Di menit ke-38, memanfaatkan situasi sepak pojok, Mesir menggandakan keunggulan melalui sundulan tajam bek tengah mereka.

Hingga turun minum, papan skor menunjukkan angka mencengangkan: Argentina 0, Mesir 2. Publik Lusail terdiam melihat sang juara bertahan berada di ujung tanduk.

Babak Kedua: Drama Penalti dan Momentum Kebangkitan Argentina

Memasuki babak kedua, Lionel Scaloni melakukan perubahan taktis yang berani. Masuknya Julian Alvarez menambah daya gedor dan memberikan ruang lebih bagi Lionel Messi. Perubahan ini langsung membuahkan hasil cepat.

Menit 52: Gol Pemicu Asa dari Lautaro Martinez

Agresivitas Argentina membuahkan gol pertama di menit ke-52. Menerima umpan terobosan cerdik dari Messi, Lautaro Martinez dengan dingin menaklukkan kiper Mesir dalam situasi one-on-one. Gol ini mengubah skor menjadi 1-2 sekaligus membakar semangat juang skuad Albiceleste.

Menit 65: Drama Gagal Penalti Lionel Messi

Intensitas pertandingan semakin meninggi. Pada menit ke-63, Angel Di Maria dijatuhkan di kotak terlarang oleh bek Mesir. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih.

Lionel Messi maju sebagai eksekutor. Namun, tekanan berat tampaknya menggelayuti sang megabintang. Tembakan keras Messi ke arah kanan berhasil dibaca dengan sangat brilian oleh kiper Mesir. Kegagalan penalti ini sempat membuat pendukung Argentina lemas, mengira dewi fortuna tidak berpihak pada mereka malam ini.

The Magic of Messi: Penebusan Dosa dan Gol Kemenangan

Meskipun sempat gagal mengeksekusi penalti, mentalitas seorang juara tidak bisa bohong. Lionel Messi menolak untuk menyerah dan justru tampil semakin menggila setelah insiden tersebut.

Kronologi Comeback Argentina (Babak Kedua):
[52'] Gol Lautaro Martinez (Asis: Messi) -> Skor 1-2
[65'] Penalti Messi GAGAL diselamatkan kiper Mesir
[74'] Gol Penyeimbang Enzo Fernandez -> Skor 2-2
[88'] Gol Kemenangan Lionel Messi -> Skor 3-2

Menit 74: Roket Enzo Fernandez Menyamakan Kedudukan

Kegagalan penalti Messi langsung ditebus sembilan menit kemudian. Berawal dari kemelut di depan gawang Mesir, bola liar mengarah ke kaki Enzo Fernandez. Tanpa kontrol, Enzo melepaskan sepakan roket dari luar kotak penalti yang menghujam deras ke pojok atas gawang. Skor menjadi sama kuat 2-2!

Menit 88: Sihir Messi Penentu Kemenangan

Saat pertandingan tampak akan berlanjut ke babak tambahan waktu (extra time), magis Lionel Messi akhirnya keluar. Di menit ke-88, Messi melakukan aksi solorun melewati dua bek Mesir sebelum melepaskan tembakan mendatar kaki kiri yang menjadi ciri khasnya.

Bola meluncur mulus ke dalam gawang tanpa bisa dijangkau kiper. Stadion Lusail bergemuruh hebat. Penebusan dosa yang sempurna dari sang kapten membawa Argentina berbalik unggul 3-2. Skor ini bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.

Statistik Pertandingan Argentina vs Mesir

Secara statistik, Argentina memang mendominasi jalannya laga, terutama di babak kedua setelah Mesir mulai kehabisan bensin akibat menerapkan strategi pressing ketat sejak menit awal.

StatistikArgentinaMesir
Penguasaan Bola62%38%
Total Tembakan187
Tembakan Tepat Sasaran94
Pelanggaran1116
Kartu Kuning13
Tendangan Sudut83

Kunci Kemenangan Argentina: Fleksibilitas Taktik Scaloni

Mengapa Argentina bisa membalikkan keadaan setelah tertinggal dua gol? Kuncinya ada pada fleksibilitas taktik Lionel Scaloni di jeda antarbabak.

  1. Perubahan Formasi: Scaloni mengubah pakem dari 4-3-3 menjadi lebih menyerang ke 3-4-3 di babak kedua, memaksa kedua fullback Mesir untuk bertahan lebih dalam dan tidak bisa membantu serangan balik.
  2. Mentalitas Pantang Menyerah: Kegagalan penalti Messi biasanya bisa meruntuhkan mental tim. Namun, kepemimpinan Messi di lapangan justru memotivasi pemain muda seperti Enzo Fernandez dan Alexis Mac Allister untuk berlari lebih kencang demi menutup ruang yang ditinggalkan.
  3. Faktor Fisik: Intensitas tinggi yang diperagakan Mesir di babak pertama menguras stamina mereka. Memasuki menit ke-70, terlihat jelas para pemain Mesir mulai kerap terlambat melakukan tackle, yang akhirnya mampu dimanfaatkan dengan baik oleh kreativitas lini tengah Argentina.

Langkah Selanjutnya: Siapa Lawan Argentina di Perempat Final?

Dengan hasil skor akhir 3-2 ini, Argentina resmi melangkah ke babak 8 besar atau perempat final Piala Dunia 2026. Mereka kini tinggal menunggu pemenang dari pertandingan babak 16 besar lainnya.

Perjalanan menuju tangga juara tentu masih panjang dan penuh kerikil tajam. Lini pertahanan Albiceleste jelas menjadi PR besar yang harus segera dibenahi oleh Scaloni jika mereka tidak ingin pulang lebih awal di babak berikutnya. Namun untuk malam ini, Argentina layak merayakan kemenangan dari salah satu laga comeback paling dramatis dalam sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia.

penulis: Anisa Ramadani

Post Comment