Sekolapedia – 01 Juli 2026 | Persiapan Timnas Indonesia menuju ajang bergengsi Piala AFF 2026 mulai memasuki babak krusial. Di bawah komando pelatih John Herdman, skuad Garuda tengah bersiap melakukan pemusatan latihan (TC) lanjutan yang dijadwalkan berlangsung di Bali pada periode 5 hingga 11 Juli 2026. Langkah ini menjadi fondasi penting sebelum turnamen dimulai pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026 mendatang, di mana Indonesia tergabung dalam Grup A bersama Kamboja, Singapura, Timor-Leste, dan Vietnam.
Kebijakan Skuad Lokal: Fokus pada Kompetisi Domestik dan Asia Tenggara
Menjelang pemusatan latihan, muncul spekulasi mengenai komposisi pemain yang akan dipanggil oleh John Herdman. Satu hal yang menjadi catatan penting adalah kebijakan pemilihan pemain. Mengingat Piala AFF 2026 tidak masuk dalam kalender resmi FIFA, John Herdman telah memberikan konfirmasi bahwa pemain-pemain yang berkarier di liga-liga Eropa tidak akan mendapatkan panggilan. Hal ini secara otomatis menggeser fokus tim pelatih kepada para pemain yang berkompetisi di kompetisi domestik Liga 1 serta para pemain Indonesia yang merumput di kawasan Asia Tenggara, seperti di Thailand.
Kepastian mengenai pemanggilan pemain mulai terlihat melalui surat resmi PSSI dengan nomor 3297/AGB/597/VI-2026. Salah satu nama yang telah dipastikan masuk ke dalam wider squad adalah gelandang muda berbakat milik Arema FC, Arkhan Fikri. Pemain berusia 21 tahun tersebut akan bergabung dalam TC di Bali untuk menunjukkan kualitasnya di lini tengah. Manajemen Arema FC menyambut baik kabar ini dan meyakini bahwa konsistensi Arkhan akan menjadi aset berharga bagi Tim Merah Putih.
Prediksi Komposisi Pemain Inti Garuda
Selain Arkhan Fikri, sejumlah nama pemain senior dan pemain yang sedang dalam performa puncak diprediksi akan kembali menjadi tulang punggung tim. Berikut adalah beberapa nama yang diperkirakan akan mengisi posisi kunci dalam skuad asuhan John Herdman:
- Lini Penjaga Gawang: Persaingan ketat diprediksi akan terjadi antara Cahya Supriadi, Nadeo Argawinata, dan Muhammad Riyandi.
- Lini Pertahanan: Rizky Ridho diprediksi akan menjadi pemimpin di lini belakang, didampingi oleh kombinasi pemain seperti Jordi Amat, Muhammad Ferarri, Dony Tri Pamungkas, Shayne Pattynama, hingga Alfahrezzi Buffon.
- Lini Tengah dan Depan: Nama-nama seperti Thom Haye, Beckham Putra, dan penyerang tajam Ramadhan Sananta diprediksi tetap menjadi andalan dalam meramu serangan.
Sinyal Naturalisasi Pascal Struijk dan Rumor Ragnar Oratmangoen
Di tengah fokus pada pemain lokal, kabar mengenai potensi penguatan skuad melalui jalur naturalisasi kembali mencuat. Salah satu nama paling fenomenal adalah Pascal Struijk. Bek tengah berusia 26 tahun ini baru saja resmi bergabung dengan klub Premier League, Brighton & Hove Albion, dari Leeds United dengan nilai transfer yang sangat fantastis, yakni mencapai 20 juta poundsterling atau sekitar Rp470 miliar. Keberhasilan Struijk menembus klub papan atas Inggris ini menjadi kabar gembira bagi publik sepak bola tanah air, mengingat ia memiliki garis keturunan Indonesia.
Indikasi ketertarikan terhadap Struijk semakin kuat setelah asisten pelatih Timnas Indonesia, Simon Grayson, dilaporkan melakukan kunjungan ke markas Leeds United pada Maret 2026. Hal ini diperkuat dengan aksi simbolis Struijk yang mengunggah tato gambar Garuda di kakinya. Jika proses naturalisasi ini berhasil, Struijk akan menjadi salah satu pemain termahal yang pernah membela Timnas Indonesia sekaligus memberikan stabilitas luar biasa di lini pertahanan.
Selain Struijk, muncul pula rumor mengenai keterlibatan Ragnar Oratmangoen. Pengamat sepak bola, Haris Pardede, menyebutkan bahwa Ragnar memiliki peluang besar dipanggil jika ia bergabung dengan klub raksasa domestik, Persib Bandung, pada bursa transfer musim panas 2026. Karakter Ragnar yang rajin membantu pertahanan dianggap sangat cocok dengan skema permainan yang diinginkan oleh tim pelatih. Selain Ragnar, nama Sandy Walsh juga disebut-sebut sebagai pemain diaspora yang berpeluang memperkuat tim di kawasan Asia Tenggara.
Kesimpulan
Menghadapi Piala AFF 2026, John Herdman tengah menyusun strategi matang dengan mengandalkan kekuatan pemain domestik dan pemain yang berkarier di Asia Tenggara. Meskipun tidak dapat memanggil pemain dari Eropa karena kendala agenda FIFA, peluang untuk memperkuat tim melalui pemain diaspora seperti Pascal Struijk tetap terbuka lebar. Dengan kombinasi pemain muda berbakat seperti Arkhan Fikri dan pemain berpengalaman, Timnas Indonesia optimis dapat bersaing ketat dalam memperebutkan gelar juara di Asia Tenggara.



Post Comment