Menguasai Routing Sheet: Pengertian, Perhitungan, dan Contoh Soal Lengkap

Pendahuluan

Dalam dunia manufaktur dan produksi, perencanaan proses produksi menjadi kunci efisiensi dan kualitas produk. Salah satu alat yang sangat penting dalam perencanaan produksi adalah routing sheet. Routing sheet digunakan untuk mengatur urutan operasi atau proses kerja yang harus dilalui suatu produk sebelum selesai.

Bagi siswa SMK atau mahasiswa Teknik Industri, materi routing sheet sering muncul dalam mata pelajaran produksi, manufaktur, dan perencanaan kerja. Salah satu bagian yang menantang adalah perhitungan waktu proses dan biaya berdasarkan routing sheet. Artikel ini akan membahas secara lengkap pengertian, komponen, langkah perhitungan, serta contoh soal perhitungan routing sheet beserta pembahasannya.


Pengertian Routing Sheet

Routing sheet adalah lembar kerja yang berisi urutan operasi, mesin yang digunakan, waktu proses, dan operator yang bertanggung jawab dalam produksi suatu barang. Routing sheet membantu perusahaan dalam:

  1. Menentukan alur produksi yang efisien
  2. Mengontrol waktu dan biaya produksi
  3. Menentukan prioritas pekerjaan di mesin atau workstation
  4. Mempermudah penjadwalan dan pengendalian produksi

Dengan routing sheet, produksi dapat dilakukan secara lebih sistematis dan terorganisir.

🔖 Baca juga:
Contoh Soal Distribusi T Student Sebagai Panduan Belajar Statistik dan Analisis Data

Komponen Utama Routing Sheet

Routing sheet biasanya memiliki beberapa komponen penting, antara lain:

  1. Nama atau kode produk
    Menunjukkan produk yang diproduksi.
  2. Operasi atau proses
    Daftar semua proses yang harus dilalui produk, misal pemotongan, pembentukan, pengecatan, perakitan.
  3. Mesin atau workstation
    Mesin atau stasiun kerja tempat operasi dilakukan.
  4. Waktu standar atau waktu proses
    Waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan satu unit produk di setiap operasi.
  5. Operator atau penanggung jawab
    Nama atau kode operator yang melakukan operasi.
  6. Keterangan tambahan
    Bisa berupa bahan, jumlah batch, atau alat bantu khusus.

Fungsi Routing Sheet dalam Produksi

Routing sheet memiliki beberapa fungsi penting, yaitu:

  • Perencanaan produksi
    Membantu menentukan alur kerja dan estimasi waktu produksi.
  • Kontrol dan pengawasan
    Memastikan setiap proses berjalan sesuai urutan dan standar waktu.
  • Perhitungan biaya produksi
    Routing sheet menjadi dasar untuk menghitung biaya tenaga kerja dan mesin.
  • Dokumentasi proses kerja
    Memudahkan evaluasi dan perbaikan proses produksi di masa depan.

Perhitungan Routing Sheet

Perhitungan routing sheet biasanya melibatkan beberapa aspek berikut:

  1. Waktu Proses Total (Total Processing Time)
    Total waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan satu unit produk adalah jumlah waktu proses pada setiap operasi. Ttotal=โˆ‘i=1ntiT_{total} = \sum_{i=1}^{n} t_iTtotalโ€‹=i=1โˆ‘nโ€‹tiโ€‹ Keterangan:
    • tit_itiโ€‹ = waktu proses pada operasi ke-i
    • nnn = jumlah operasi
  2. Waktu Mesin (Machine Time)
    Waktu yang dibutuhkan mesin untuk menyelesaikan pekerjaan, biasanya sama dengan waktu proses per unit dikalikan jumlah unit.
  3. Biaya Tenaga Kerja (Labor Cost)
    Biaya tenaga kerja per unit dapat dihitung dengan: Biaya=Waktuร—Tarifโ€‰perโ€‰jamBiaya = Waktu \times Tarif \, per \, jamBiaya=Waktuร—Tarifperjam
  4. Biaya Total (Total Cost)
    Biaya total produksi bisa dihitung dengan menjumlahkan biaya tenaga kerja dan biaya mesin (jikaada).

Baca juga : Contoh Soal Sampling Acak Berlapis: Panduan Lengkap untuk Siswa dan Mahasiswa


Contoh Soal Perhitungan Routing Sheet

Contoh Soal 1: Perhitungan Waktu Total

Sebuah perusahaan memproduksi komponen logam dengan routing sheet sebagai berikut:

OperasiMesinWaktu Proses (menit)
1Mesin A5
2Mesin B8
3Mesin C12

Tentukan waktu total untuk menyelesaikan satu unit produk.

Pembahasan:Ttotal=5+8+12=25 menitT_{total} = 5 + 8 + 12 = 25 \text{ menit}Ttotalโ€‹=5+8+12=25 menit

Jawaban: Waktu total untuk satu unit produk adalah 25 menit.


Contoh Soal 2: Perhitungan Waktu Mesin

Jika perusahaan akan memproduksi 100 unit, berapa waktu mesin total untuk setiap mesin?

Pembahasan:

  • Mesin A: 5ร—100=5005 \times 100 = 5005ร—100=500 menit
  • Mesin B: 8ร—100=8008 \times 100 = 8008ร—100=800 menit
  • Mesin C: 12ร—100=120012 \times 100 = 120012ร—100=1200 menit

Jawaban:

  • Mesin A: 500 menit
  • Mesin B: 800 menit
  • Mesin C: 1200 menit

Contoh Soal 3: Perhitungan Biaya Tenaga Kerja

Jika tarif tenaga kerja adalah Rp50.000 per jam, hitung biaya tenaga kerja untuk memproduksi 100 unit.

Pembahasan:

  1. Waktu total per unit = 25 menit = 25/60 jam โ‰ˆ 0,4167 jam
  2. Waktu total untuk 100 unit = 0,4167 ร— 100 โ‰ˆ 41,67 jam
  3. Biaya tenaga kerja = 41,67 ร— 50.000 โ‰ˆ Rp2.083.500

Jawaban: Biaya tenaga kerja untuk 100 unit adalah Rp2.083.500

Pembaca : Mahasiswi Informatika Universitas Teknokrat Indonesia Raih Juara III Nasional Desain Poster di IPB University


Contoh Soal 4: Routing Sheet dengan Beberapa Operator

OperasiMesinWaktu Proses (menit)Operator
1Mesin A6A
2Mesin B9B
3Mesin C15C

Jika setiap operator dibayar Rp60.000 per jam, hitung biaya tenaga kerja total untuk 50 unit.

Pembahasan:

  1. Konversi waktu proses ke jam:
    • Mesin A: 6 menit = 0,1 jam
    • Mesin B: 9 menit = 0,15 jam
    • Mesin C: 15 menit = 0,25 jam
  2. Waktu per operator untuk 50 unit:
    • Operator A: 0,1 ร— 50 = 5 jam
    • Operator B: 0,15 ร— 50 = 7,5 jam
    • Operator C: 0,25 ร— 50 = 12,5 jam
  3. Biaya tenaga kerja:
    • Operator A: 5 ร— 60.000 = 300.000
    • Operator B: 7,5 ร— 60.000 = 450.000
    • Operator C: 12,5 ร— 60.000 = 750.000
  4. Total biaya: 300.000 + 450.000 + 750.000 = 1.500.000

Jawaban: Biaya tenaga kerja total = Rp1.500.000


Kesalahan Umum dalam Perhitungan Routing Sheet

  1. Mengabaikan satuan waktu (menit vs jam)
  2. Tidak menjumlahkan waktu untuk semua operasi
  3. Salah menghitung biaya tenaga kerja per operator
  4. Tidak memperhitungkan jumlah unit produksi

Dengan latihan rutin, kesalahan ini dapat diminimalkan.


Tips Menguasai Perhitungan Routing Sheet

  • Selalu periksa satuan waktu (menit atau jam)
  • Gunakan tabel untuk setiap operasi, mesin, dan operator
  • Hitung total waktu per unit sebelum menghitung total biaya
  • Berlatih soal dengan variasi jumlah unit dan tarif
  • Hubungkan routing sheet dengan proses nyata di industri untuk pemahaman praktis

Manfaat Menguasai Routing Sheet

Menguasai routing sheet penting karena:

  • Membantu perencanaan produksi lebih efisien
  • Mengurangi waktu dan biaya produksi
  • Menyusun jadwal kerja operator dan mesin
  • Dasar untuk sistem produksi modern seperti lean manufacturing

Kesimpulan

Routing sheet adalah alat penting dalam produksi untuk menentukan urutan operasi, waktu proses, dan biaya tenaga kerja. Dengan memahami konsep, komponen, dan cara menghitungnya, siswa SMK atau mahasiswa dapat menyelesaikan contoh soal perhitungan routing sheet dengan tepat. Kunci keberhasilan adalah pemahaman konsep dan latihan soal rutin.

Penulis : Reyfen Andrian

Post Comment