Contoh Soal 1 – Induktor dalam Rangkaian DC
Sebuah induktor L=2H dialiri arus DC. Tegangan yang diterapkan adalah V=10V. Hitung arus maksimum setelah waktu yang cukup lama.
Penyelesaian:
- Dalam rangkaian DC arus akhirnya melewati induktor mencapai nilai maksimum sesuai hukum Ohm.
- Jika induktor berada seri dengan resistor R, arus maksimum:
Imax=RV
- Misal tidak ada resistor (ideal), arus meningkat terus, tetapi dalam praktik selalu ada hambatan kecil sehingga arus mencapai nilai tertentu.
Jawaban: Arus maksimum ditentukan oleh resistansi total dalam rangkaian, Imax=V/R
Contoh Soal 2 – Tegangan pada Induktor
Sebuah induktor L=0,5H dialiri arus yang berubah menurut i(t)=4tA. Hitung tegangan pada induktor.
Penyelesaian:
- Tegangan pada induktor:
VL=Ldtdi
- Hitung turunan arus:
dtdi=dtd(4t)=4A/s
- Tegangan:
VL=0,5×4=2V
Jawaban: VL=2V
Contoh Soal 3 – Energi yang Tersimpan dalam Induktor
Sebuah induktor L=3H dialiri arus I=2A. Hitung energi yang tersimpan dalam induktor.
Penyelesaian:
- Energi pada induktor:
W=21LI2W=21×3×22=21×3×4=6J
Jawaban: Energi yang tersimpan W=6Joule
Contoh Soal 4 – Induktor dalam Rangkaian AC
Sebuah induktor L=0,1H dialiri arus bolak-balik i(t)=5sin(100t) A. Hitung tegangan puncak pada induktor.
Penyelesaian:
- Tegangan pada induktor:
v(t)=Ldtdii(t)=5sin(100t)⟹dtdi=5⋅100cos(100t)=500cos(100t)v(t)=0,1×500cos(100t)=50cos(100t)V
- Tegangan puncak: Vpeak=50V
Jawaban: Vpeak=50V
Penulis: okta



Post Comment