×

Dewan Ulama Iran Segera Umumkan Nama Pengganti Ali Khamenei

Majelis ulama yang memiliki kewenangan memilih pemimpin tertinggi Iran dilaporkan sudah hampir mencapai kesepakatan mengenai sosok pengganti Ali Khamenei, yang sebelumnya tewas dalam sebuah insiden serangan.

Salah satu anggota Assembly of Experts, Mohammadmehdi Mirbaqeri, mengatakan bahwa panel ulama tersebut pada dasarnya sudah memiliki konsensus mayoritas mengenai kandidat pemimpin baru Republik Islam Iran.

baca juga:Mudik Pakai Mobil Listrik Lewat Tol Trans Jawa di Tahun 2026? Nggak Perlu Panik Lagi, SPKLU Sudah Bertebaran di Mana-mana!

Namun, menurut laporan Mehr News Agency, masih ada beberapa hal teknis yang perlu diselesaikan sebelum keputusan akhir diumumkan secara resmi kepada publik.

Sebelumnya, seorang ulama senior di majelis tersebut juga menyebutkan bahwa pertemuan penentuan pemimpin baru akan segera digelar dalam waktu dekat. Tujuannya untuk memastikan stabilitas kepemimpinan negara tetap terjaga.

🔖 Baca juga:
Latest Sheboygan Scanner Reports: City Safety Monitoring Today

Anggota majelis lainnya, Mohsen Heidari Alekasir dan Ahmad Alamolhoda, juga mengonfirmasi bahwa proses pemilihan pengganti Khamenei sudah dilakukan oleh lembaga yang memang memiliki kewenangan konstitusional tersebut.

Sementara itu, Kepala Sekretariat Majelis, Hashem Hosseini Bushehri, disebut akan menjadi pihak yang menyampaikan pengumuman resmi mengenai identitas pemimpin tertinggi baru Iran.

Menurut laporan Reuters, media lokal juga menyebutkan bahwa para anggota majelis sedang mendiskusikan bagaimana cara pengumuman itu akan dilakukan. Pilihannya antara melalui pertemuan langsung atau menggunakan metode komunikasi tertulis maupun daring.

Heidari Alekasir menjelaskan dalam sebuah video yang dirilis oleh Nournews bahwa kondisi keamanan saat ini membuat sidang pleno secara langsung sulit dilakukan.

“Ini situasi yang luar biasa. Majelis tidak bisa menggelar sidang pleno,” ujarnya, merujuk pada kondisi konflik yang sedang berlangsung.

Konflik yang pecah sejak 28 Februari tersebut dilaporkan telah menewaskan puluhan pejabat tinggi Iran. Bahkan bangunan tambahan milik Assembly of Experts di kota Qom disebut hancur akibat serangan udara.

Kandidat yang dipilih disebut harus memenuhi kriteria seperti yang pernah disampaikan dalam wasiat Khamenei, yaitu sosok yang tegas dan tidak disukai oleh pihak musuh dari luar negeri.

baca juga:Amalia Nur Shabrina Mahasiswa Pendidikan Olahraga Teknokrat Kampus Terbaik di Lampung Raih Perunggu di Kejuaraan Nasional Boxing Championship 2026

Salah satu nama yang banyak disebut sebagai kandidat kuat adalah putra Khamenei, Mojtaba Khamenei. Ia diketahui memiliki kedekatan dengan Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) serta memiliki pengaruh besar di kalangan ulama.

Meski tidak memegang jabatan resmi dalam pemerintahan, pria berusia 56 tahun tersebut telah lama aktif membantu pekerjaan ayahnya dan menjadi sosok yang cukup diperhatikan oleh dunia internasional.

Proses pergantian kepemimpinan ini dianggap sangat penting, mengingat Ali Khamenei telah memimpin Iran sebagai pemimpin tertinggi sejak tahun 1989, setelah sebelumnya menjabat sebagai presiden negara tersebut.

penulis:putra

Post Comment